LoVeLG23
- Leituras 37,985
- Votos 1,974
- Capítulos 27
[COMPLETED]
Jantung Tee berdebar begitu keras. Jadi... Dew menyadarinya. Ia menyadari ketiadaan bekal itu. Selama ini, Dew mungkin tidak pernah mengucapkan terima kasih, tapi ternyata ia sudah terbiasa dengan kehadiran bekal itu. Kehadiran Tee.
Dew menutup pintu lokernya, tapi ia tidak langsung pergi. Ia berdiri diam di depan lokernya selama beberapa saat. Pandangannya menerawang ke koridor yang ramai, seolah sedang berpikir keras.
Apa yang ia pikirkan? Apakah ia kesal? Kecewa? Atau hanya sekadar bingung? Tee tidak bisa menebaknya. Tapi ekspresi itu... ekspresi itu adalah sebuah reaksi. Dan setelah lima tahun diabaikan, sebuah reaksi sekecil apa pun terasa seperti sebuah kemenangan besar.