Toni1963
- Reads 1,961
- Votes 1
- Parts 24
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang tak pernah tidur, Lina Wijaya, janda muda berusia 29 tahun, menjalani hari-hari dalam kesunyian apartemen lantai 14. Ditinggal suami dua tahun lalu tanpa anak, Lina menyimpan luka dalam di balik senyum profesionalnya di kantor. Tubuhnya masih kencang, payudaranya penuh, kulit mulus-tapi hatinya dingin, haus akan sentuhan yang lama tak dirasakan.
Hingga hujan deras malam itu mengubah segalanya. Di lift sempit, ia bertemu Raka Pratama, tetangga sebelah apartemen 1408. Pria 32 tahun, tubuh atletis dari gym rutin, tatapan hitam pekat penuh nafsu tersembunyi. Satu sentuhan punggung yang seolah tak sengaja, satu bisik hangat di telinga, dan api yang lama padam langsung berkobar.
Malam pertama di apartemen Raka menjadi ledakan gairah. Ciuman ganas menyapu bibir Lina, tangan kasar meremas payudara yang sudah mengeras, lidah lincah menjelajahi klitoris sensitifnya. Raka memuaskan Lina dengan dorongan keras dan dalam, posisi doggy yang brutal, erangan memenuhi ruangan bercampur deru hujan. Lina klimaks berulang kali, vaginanya berdenyut kuat menyedot kontol tebal Raka, cairannya membanjiri pahanya. Raka menyemprotkan hasratnya hangat di punggung dan bokong Lina, menandai kepemilikan.