Nadheep
- Reads 12,712
- Votes 1,323
- Parts 18
Rayan Mahesa akhirnya menginjak usia 33 tahun ini. Khawatir? Sedikit sih.
Tapi dia nggak mau pusing, lagian nikah buat apa, sih?
Berkaca dari teman-temannya, dia lebih sering mendengar keluhan daripada pujian perkara wanita.
Hak eksklusif buat main game sepuasnya. Nongkrong dari pagi ketemu pagi. Rebahan di kasur king size bulu angsa hasil beli dari tabungan sendiri.
Nikmat mana lagi yang mau dia dustakan?
Itu ucapan Rayan dulu.
Sebelum satu per satu teman tongkrongannya hilang diculik pelaminan.
Sekarang?
Dia cuma tertunduk lesu. Hilang semangat. Hilang harapan.
Desperate, kata anak gen-z.
"Bu..." Rayan menyeruput kopi pahitnya saat family gathering berlangsung.
"Aku tuh ada jodoh nggak sih?"
Hening.
Otomatis Alya-kakaknya-yang sedang menyuapi anak, serta Nayla, si kembaran, menoleh bersamaan.
"Lo kesurupan?" tanya Nayla datar.
"Kagak."
"Udah sembuh dong impoten nya?" todong Alya.
"Gue kagak impoten, jir!" sahut Rayan emosi.
"Berarti suka cewek?" sambung Bapaknya santai.
"Lah, dia mantannya banyak." timpal Nayla cepat.
Rayan terdiam. Pandagan matanya terpaku pada satu per satu anggota keluarganya.
Dia sebrengsek itukah dimata semua orang?
***
Savira Wardhana sedang menikmati masa lajangnya.
Di usia 22, dia sudah punya income dua digit. Mobil dinas BMW keluaran terbaru, lemari penuh barang branded. Rasa-rasanya dia nggak butuh suami untuk sepuluh tahun kedepan.
Sampai tiba-tiba kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Rayan.
Pria yang kalau diingat-ingat sedari dia kecil hingga tumbuh besar, itu orang selalu tua.
Sewaktu Savira SD, Rayan sudah SMA.
Sewaktu Savira SMA, Rayan sudah bekerja di big four company.
Tahu dari mana? karena lanyard kantornya dikalungin kemana-mana.
Bahkan waktu ibunya minta tolong jemput Savira disekolah, segala lanyard juga dibawa-bawa. Dih, Norak lah intinya.
Sekarang Savira sudah bekerja, dia nggak kebayang Rayan sudah setua apa.
Rayan sama bapaknya......tuaan siapa sih?
***
Start : 30 May 2026