mynelle_luv
Kata siapa anak yang lahir di keluarga harmonis tidak akan memiliki trauma?
Seraphina lahir di tengah keluarga cemara. Kedua orang tua dan kakak laki-lakinya begitu menyayanginya. Keluarga kecil yang selalu tampak sempurna di mata orang lain, sampai takdir mempertemukannya dengan kenyataan pahit: menjadi korban perundungan di sekolah hanya karena sebuah perasaan sederhana.
Bertahun-tahun berlalu. Seraphina mengira semuanya telah usai, bahwa luka masa lalunya tak lagi memengaruhinya. Namun, trauma itu rupanya masih meninggalkan jejak.
Sejak saat itu, Seraphina memilih untuk tidak jatuh cinta. Baginya, memiliki perasaan pada seseorang hanya akan berakhir dengan rasa malu dan sakit hati-seperti cinta pertama yang pernah membuatnya dihina dan menjadi bahan olok-olokan seluruh sekolah.
Akan tetapi, takdir memang tidak pernah bisa ditebak.
Sebab, siapa sangka, sosok yang dahulu menjadi sumber traumanya justru akan menjadi seseorang yang kelak berdiri di sampingnya, mengucapkan janji suci pernikahan?