dhiladinia
- Reads 4,835
- Votes 1,125
- Parts 9
Cavendish tak pernah menginginkan tahta, tapi dia juga tidak pernah membayangkan akan "terlempar" ke raga seorang remaja di dunia yang asing. Kini, ia bukan lagi calon raja, melainkan Cavein-sebuah aib yang disembunyikan dalam mansion mewah.
Bagi Cavendish, menjadi anak haram yang dikucilkan adalah kebebasan. Dia hanya ingin hidup tenang dalam bayang-bayang.
Tapi sebuah pertemuan tak sengaja mengubah segalanya.
Dipaksa masuk ke lingkaran keluarga yang membencinya, Cavendish tetap tak peduli.
Sikap dingin dan cuek Cavendish justru menjadi magnet bagi mereka yang ingin menghancurkannya. Dari kebencian yang mendalam, perlahan berubah menjadi obsesi yang menyesakkan.
"Sial, kalau tahu begini lebih baik aku meneruskan tahta saja."