bellamanda_risqillah
- Reads 4,780
- Votes 306
- Parts 17
Menikahi Kalangga adalah kesalahan terbesar dalam hidup Bella-atau begitulah pikirnya.
Bagi Bella, pernikahan ini adalah penjara berlapis emas. Bagi Kalangga, ini adalah cara tunggal untuk memiliki dunianya seutuhnya.
Empat bulan pernikahan mereka hanya diisi dengan penolakan, tatapan jijik, dan bentakan. Bella benci dominasi Kalangga, benci bagaimana pria itu mengatur setiap napasnya dengan kekuasaan yang tak terbatas.
Namun, Kalangga bukan pria yang mudah menyerah. Ia adalah 'Rentenir' yang sabar-menunggu setiap inci pertahanan istrinya runtuh oleh perhatian yang menyesakkan.
Dia punya segalanya: Takhta, harta, dan kuasa. Namun, di hadapan Bella, seorang Kalangga hanyalah pria 'pemuja' yang rela melakukan apa saja demi satu lirikan mata sang istri-meskipun lirikan itu penuh dengan kemarahan.
Kalangga tahu Bella mencintai kebebasannya, maka ia memberikan seluruh dunia untuk Bella jelajahi, asalkan titik pulangnya tetap berada dalam dekapannya. Sebab di dunia Kalangga, tak ada hutang yang tak terbayar-dan Bella adalah bayaran yang paling ia inginkan.
"Belanjalah sepuasmu, pergi ke mana pun yang kamu mau. Tapi ingat, sejauh apa pun kamu melangkah, kamu tetap milikku."
Terjebak dalam pernikahan penuh aturan dan sikap posesif tingkat dewa, Bella berusaha keras untuk tidak jatuh dalam pesona suaminya yang manipulatif namun terlampau perhatian.
Di antara kemewahan Black Card, Porsche abu-abu, dan perlindungan yang menyesakkan, Bella harus memilih: Tetap memegang teguh egonya, atau mengakui bahwa ia mulai menikmati 'sangkar' mewah yang dibuatkan Kalangga khusus untuknya.