Eii_Ann
Di antara pusaran jagat yang tak pernah berhenti berdenyut, takdir menautkan dua jiwa yang berbeda arah.
Alya-seorang gadis yang bersahabat dengan sunyi.
Jiwanya bagai telaga hening yang lama terjaga dari riak perasaan.
Lalu hadir Raka.
Seorang pemuda dengan senyum yang hangat laksana mentari prabhat, menebarkan cahaya pada setiap insan yang ditemuinya. Tawa dan keceriaannya bagai angin semilir yang mengusik tenangnya permukaan hati
Alya yang selama ini membeku.
Tanpa disadari, waktu perlahan menenun benang rasa di antara keduanya.
Sunyi Alya mulai terisi oleh gelak tawa Raka.
Dan dalam diamnya, gadis itu mulai memahami satu rahasia agung yang selama ini tak pernah ia kenal-
cinta.
Namun semesta seringkali menyimpan ironi dalam keindahannya.
Di balik senyum yang senantiasa merekah di wajah Raka, tersimpan takdir yang perlahan merenggut waktunya dari dunia fana.
Ia mengetahui semuanya sejak awal.
Bahwa tubuhnya hanyalah wadah rapuh yang perlahan digerus oleh penyakit yang tak terelakkan.
Namun alih-alih meratapi nasib, Raka memilih mencintai kehidupan dengan lebih terang.
Karena baginya, hidup bukanlah tentang panjangnya usia yang dianugerahkan oleh waktu, melainkan tentang seberapa tulus seseorang menyalakan cahaya kasih dalam jiwa orang lain.
Hingga akhirnya saat takdir menagih perpisahan, yang tertinggal hanyalah serpihan kenangan-
tentang senja yang pernah mereka nikmati bersama,
tentang genggaman tangan yang hangat di antara dinginnya dunia,
dan tentang senyum terakhir yang akan terus hidup dalam ingatan.
Sebab tidak semua cinta diciptakan untuk dimiliki sepanjang masa.
Sebagian cinta hadir hanya untuk meninggalkan jejak abadi dalam kalbu manusia.