🕰️Historia - Historical Fiction
5 stories
Tanda Tanya oleh brainwasher_
brainwasher_
  • WpView
    Membaca 4,536
  • WpVote
    Suara 522
  • WpPart
    Bagian 2
"Sepuluh mahasiswa hilang ketika demonstasi tahun 1998. Bila mereka mati, katakanlah lokasinya, agar kami para ibu bisa berdoa di larung buah hati kami terakhir kalinya. Di mana anak-anak kami?" Pertanyaan tersebut menghantuiku seumur hidup. Untuk membebaskan hantu-hantu itu, aku pun berseru. "Saya akan menemukan sepuluh mahasiswa yang hilang tahun 1998! Biar saya menanggung dosa yang telah ayah saya perbuat." Sudah cukup ayahku menunduk semasa mudanya, demi anaknya yang kini bisa mengangkat kepala tinggi-tinggi. Aku tidak akan membiarkannya kembali menunduk, kecuali dihadapanku. © Brain Washer 2025
Tanda Seru oleh brainwasher_
brainwasher_
  • WpView
    Membaca 1,010,218
  • WpVote
    Suara 106,581
  • WpPart
    Bagian 53
"Pergi dari Indonesia atau kau akan mati menderita." Itu seruan yang mengerikan, tetapi kenapa masih banyak yang bertahan di negeri ini? Santoso merelakan beasiswanya demi menjadi musuh pemerintah, alhasil ia harus meninggalkan Indonesia. Hanya ada dua hal berharga yang ia bawa untuk bertahan hidup di Rusia. Nomor satu adalah kepintarannya, dan nomor dua adalah putri bungsu Soeryo Diningrat. Siapa sangka, putri bungsu orang terkaya nomor satu di Indonesia itu, akan menambah keseruannya membalaskan dendamnya kepada tanah airnya sendiri. © Brain Washer copyright 2024
Bubat oleh BulanYasinta95
BulanYasinta95
  • WpView
    Membaca 108,651
  • WpVote
    Suara 10,307
  • WpPart
    Bagian 72
Romansa - Fiksi Sejarah [PERINGATAN : Cerita ini merupakan cerita modifikasi, tidak sepenuhnya dalam cerita ini merupakan sejarah] Wanita, Tahta, Kecantikan, Pria ,dan Cinta, sebuah kesatuan yang dapat merusak sejarah. [Rank] #1 Dyah Pitaloka (15 Juli 2024, dst.) #1 Kerajaan Majapahit (18 April 2025, dst.)
Widji Thukul (Sebuah Catatan Kecil Kebenaran Tak Akan Mati) oleh Jinggabiru3
Jinggabiru3
  • WpView
    Membaca 48,782
  • WpVote
    Suara 3,418
  • WpPart
    Bagian 39
Widji Thukul, yang bernama asli Widji Widodo(lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 26 Agustus1963 - meninggal di tempat dan waktu yang tidak diketahui, hilang sejak diduga diculik, 27 Juli 1998 pada umur 34 tahun) adalah sastrawan dan aktivis hak asasi manusia berkebangsaan Indonesia. Tukul merupakan salah satu tokoh yang ikut melawan penindasan rezim Orde Baru. Sejak 1998sampai sekarang dia tidak diketahui rimbanya, dinyatakan hilang dengan dugaan diculik oleh militer. Catatan: ini hanya sekedar puisinya beliau saja tidak termasuk dari biografi perjalanan beliau melawan era otoriter rezim Soeharto pasca orba untuk buku saya rekomendasikan adalah "NYANYIAN AKAR RUMPUT, WIJI THUKUL: Teka-Teki Orang Hilang, dan AKU INGIN JADI PELURU"
Semaoen - Hikayat Kadiroen (1920) oleh GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    Membaca 128,245
  • WpVote
    Suara 6,169
  • WpPart
    Bagian 8
Jalan hidup Kadiroen, pejabat lokal di pemerintahan Hindia Belanda, berubah setelah dia mendengar pidato Tjitro, seorang tokoh Partai Komunis. Tjitro bicara tentang kapitalisme, perlunya berserikat, serta komunisme. Idealisme Kadiroen sejalan dengan konsep Partai Komunis. Dia pun bersimpati dan mendukung partai itu secara diam-diam. Dia melepas kariernya di pemerintahan kolonial dan menjadi penulis pada Sinar Ra'jat, harian Partai Komunis, bahkan pernah terkena pasal delik pers (persdelict). Novel yang ditulis Semaoen ketika dirinya di penjara pada 1919 ini menunjukkan sosok Kadiroen sebagai borjuis yang menjadi pahlawan karena berupaya memakmurkan kaum tertindas. Selain itu novel ini juga menyelipkan cerita cinta Kadiroen dan Ardinah, istri seorang lurah yang terkena kawin paksa. Romansa mereka menjadi penutup seluruh kisah. --------------------- Sebuah novel klasik pra-Indonesia yang kira-kira ditulis sebelum era Balai Pustaka. Diambil dari Marxist.org, diunggah kesini untuk tujuan pendidikan.