caturigo
- Reads 3,006
- Votes 667
- Parts 15
YiZhan lokal
Bayu, si pembalap liar yang hidup di tengah raungan mesin, bertemu Sinan, pemuda autis yang menganggap suara dunia adalah luka. Lewat sebuah walkie-talkie, mereka menemukan bahasa yang hanya dimengerti oleh mereka berdua.
"Sinan, saya nggak butuh kamu natap mata saya buat tahu kamu peduli. Cukup dengerin suara saya di benda ini, karena frekuensi saya cuma buat kamu."
"Suara kamu... nggak sakit. Boleh aku dengerin lebih lama?"
Di tengah bisingnya sirkuit, luka masa lalu, dan dunia yang terus memaksa mereka berubah, Bayu belajar menjaga sunyi Sinan. Sementara Sinan perlahan memberanikan diri melangkah keluar dari dunianya demi satu-satunya suara yang selalu membuatnya merasa aman.
Karena terkadang, cinta tidak lahir dari kata-kata. Cukup dari dua frekuensi yang akhirnya menemukan irama yang sama.