p e a c h y
19 stories
Sorry Not Sorry by Levitt1806
Levitt1806
  • WpView
    Reads 5,035,356
  • WpVote
    Votes 394,238
  • WpPart
    Parts 41
"Demi Tuhan, cuma modal rok kembang dibawah lutut yang bahkan uda lusuh dan blus polos yang gue yakin bahkan bukan keluaran Gaudi atau Colorbox, dia bisa bikin cowok yang gue taksir dan mahasiswa favorit gue bertekuk lutut dihadapan dia!!!!!" "Apa sih kurangnya gue? Cantik dengan kulit putih bersih dan badan bak Josephine Skriver: Checked, Pintar dengan gelar master yang gue dapat dari University of Queensland: Checked, Kaya dengan rumah megah di Kebayoran Baru dan sebuah CRV hitam: Checked, Modis dengan satu setel Zara yang ditemani dengan tote bag Michael Kors dan sepasang Jimmy Choo di kaki gue : Checked. Dan demi Tuhan, gue punya bokap, Bapak Inderaja tercinta, yang pernah menjadi dekan di fakultas teknik tempat gue mengajar sekarang, yang juga kontraktor paling berpengaruh di Jakarta dengan proyek milyaran, serta nyokap gue yang adalah seorang psikolog handal. Masa uda begitu mata mereka masih nggak ngelihat gue sih?" "Dan kalian tahu yang bikin gue makin emosi, abang kesayangan gue, tempat gue mencurahkan isi hati gue, malah membela itu cewek kampung. Ya Tuhan, itu cewek kampung, lho. Gue kalah sama dia?! DIA BAHKAN MASIH 22 TAHUN DAN DIA ITU MAHASISWA GUE!!!!!!!!!!!!!" ((PANDAWA 5 SERIE :1))
Simbiosis Agreement  by user69540117
user69540117
  • WpView
    Reads 7,301,827
  • WpVote
    Votes 511,533
  • WpPart
    Parts 39
[Story 11] Aku pikir menikah itu sesuatu yang sakral yang harus dihargai sebisa mungkin, aku pikir itu yang semua orang pikirkan tentang pernikahan. Hingga akhirnya pria berwajah kaku tanpa ekspresi itu muncul menghancurkan stigma tentang pernikahan yang aku pegang teguh, apa katanya? Pernikahan itu tak lebih dari hubungan dua insan atas dasar saling menguntungkan layaknya simbiosis. Tcih, bisa-bisanya dia menyamakan pernikahan kami dengan hubungan simbiosis kebo dan burung jalak. Di malam pertama pernikahan kami, ia justru menawarkan kontrak pernikahan yang ia sebut 'saling menguntungkan'. "Saya akan memenuhi kebutuhan kamu sementara kamu cukup melayani saya layaknya seorang istri, adil bukan?" Adil Ndassmu!
Hello, Mello! [Sudah Terbit] by cappuc_cino
cappuc_cino
  • WpView
    Reads 1,893,682
  • WpVote
    Votes 209,442
  • WpPart
    Parts 41
[Sudah terbit dan bisa didapatkan di Gramedia dan toko buku terdekat atau WA ke nomor : 0857 9702 3488] Syanala Arin Saat pertama masuk kelas sepuluh, aku melihat Adra sebagai cowok paling ganteng, manis, lucu, dan bercahaya kayak karakter-karakter di webtoon. Namun, sejak dia membalas surat pernyataan cintaku, dengan Jejen yang membacakannya keras-keras di depan kelas, sekarang di mataku dia nggak lebih dari Adra yang kurus, cungkring, dekil, sok ganteng, dan berisik kayak banci ngamen yang marah-marah kalau dikasih uang seribu. Adra Rahagi Bagi Arin, mungkin gue ini seperti kecoak terbang. Sebenci itu memang dia sama gue semenjak gue menolak cintanya. Bagaimana kalau dia tahu bahwa selama ini gue diam-diam menyukai temannya? Kata Jejen, mungkin gue nggak sekadar dianggap kecoak terbang, tapi kecoak terbang yang nggak sengaja nyebur ke got, terbang lagi, nyebur ke air comberan, terbang lagi, nyebur ke becekan Pasar Induk, terbang lagi. Ganesh Alshaki Hah? Apaan, sih? 11/06/19 s.d 18/10/19
Sekali Merdeka Tetap Merdeka by farvidkar
farvidkar
  • WpView
    Reads 1,030,362
  • WpVote
    Votes 108,779
  • WpPart
    Parts 36
Merdeka tidak lahir pada tanggal 17 Agustus, punya dua adik perempuan, dan kini dia akan segera punya adik lagi. Walaupun namanya Merdeka, keseharian Merdeka tidak semerdeka namanya. Di sekolah, Merdeka menjadi penyalur surat cinta untuk adik pertamanya. Di rumah, Merdeka menjadi pengasuh adik bungsunya yang masih balita. Tetapi, berkat kedua adiknya ditambah dengan sahabatnya yang super jahil, Merdeka bisa dikenal oleh Dalila. Sejak itulah kehidupan pria itu mulai menunjukkan kemerdekaannya. Note: Udah revisi per 31 Maret 2022 Start: 27 Januari 2020 End: 22 Februari 2020
Konspirasi Alam Semesta by elkusumastories
elkusumastories
  • WpView
    Reads 465,869
  • WpVote
    Votes 58,921
  • WpPart
    Parts 31
[Sebagian cerita di hapus] [TAMAT] Drama kehidupan tentang Ayun dan Rama. **Sumber gambar cover: pinterest [Disclaimer: Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.]
Dad Bomb (Selesai) by Ellovv_
Ellovv_
  • WpView
    Reads 682,969
  • WpVote
    Votes 13,300
  • WpPart
    Parts 5
Dari kecil aku udah dicekoki dongeng yang kebanyakan berisi ibu tiri jahat, ayah gila wanita, lalu anak kandung menderita. Dan ... siapa yang sangka kalau aku, Juleeha, bakal jadi salah satu tokoh utamanya? Aku benci ibu tiri. Ketulusan yang menyertai mereka adalah bullshit. Period it! Lama aku menghapus angan yang ingin membuat Baba menderita, mengusai hartanya lalu bikin dia mengemis ampun di bawah kaki Mama sedang istri dan anak angkatnya yang jelek itu akan semakin buruk rupa karena jatuh miskin kayak di sinetron-sinetron. Aku ingin mereka bisa merasakan hidup sepertiku juga, jadi guru upah segituan, mikirin kreditan, tinggal di kost sempit, mati-matian memutar uang pas-pasan, lalu ganti aku yang pamer barang mahal dan jalan tiap bulan ke sana sini di media sosial. Drama banget, kan? Dan juga, mustahil. Aku nggak akan bisa melakukannya. Itu sebabnya aku nggak bisa lagi memandang hidup sebagai sesuatu yang bermakna. Asal Mama sehat dan bisa ketawa, udah, itu lebih dari cukup. Tapi kok, ternyata jatuh cinta enak banget? Tapi kok, aku harus jadi ibu tiri buat anaknya? -Cerita ini hanyalah fiksi-
Halogika | Pre-order (2) 21 Desember 2022 by coffeenians
coffeenians
  • WpView
    Reads 242,602
  • WpVote
    Votes 31,130
  • WpPart
    Parts 36
Jenjang pendidikan yang baru. Kawan-kawan yang baru. Dunia yang baru. Stereotipe yang baru. Begitulah yang dialami Logika ketika mempelajari ilmu filsafat sebagai mahasiswa baru. Ia bukan hanya harus mengatasi kecemasan keluarganya yang konservatif, melainkan juga menghadapi generalisasi yang dilemparkan oleh kakak tingkatnya ketika mendapati selera berbusananya yang religius. Filsafat dan theisme-religius seolah tak boleh bersanding, dan Logika berupaya untuk membuktikan bahwa streotipe semacam itu, yang bahkan terlontar dari sesama mahasiswa filsafat, benar-benar tak berdasar.