eomeomie
- Reads 1,794
- Votes 308
- Parts 7
Di bawah gemerlap lampu Manhattan, Kenzo Alistair Mackenzie adalah raja di jalur cepat. Sebagai pembalap F1 yang sedang berada di puncak karier, hidupnya tidak pernah sepi dari bidikan kamera. Media selalu haus akan berita tentangnya, sering kali mengaitkan namanya dengan deretan sosialita kelas atas-sebuah narasi publik yang ia biarkan saja karena ia terlalu malas untuk mengklarifikasi. Baginya, hampir semua orang yang mendekatinya memiliki motif yang sama: haus akan exposure.
Namun, segalanya berubah di sebuah after-party New York Fashion Week yang eksklusif. Kenzo bertemu dengan Sean Emerick Beaumont, model papan atas yang dikenal karena kemandiriannya yang keras kepala dan lidahnya yang tajam. Saat Kenzo mengira Sean akan menjadi "penggemar" berikutnya yang mencoba menarik perhatiannya, ia justru disambut dengan tatapan dingin dan kalimat ketus yang menjatuhkan egonya seketika.
Penolakan Sean justru memicu adrenalin Kenzo yang selama ini tumpul. Ini bukan lagi soal memenangkan podium, tapi soal menaklukkan hati yang paling sulit ditembus di seluruh New York. Di antara jadwal balap global yang padat dan pemotretan high-fashion yang melelahkan, mereka memulai sebuah interaksi berbahaya yang dijaga ketat dari jangkauan paparazi. Namun, di kota yang tak pernah tidur, bisakah mereka menyembunyikan perasaan yang tumbuh lebih cepat daripada mobil balap Kenzo?