xiufayulla
Siapa bilang menjadi sekretaris itu mudah dan menyenangkan. Siapa bilang menjadi sekretaris itu modal cantik dan hanya duduk-duduk saja. Bila belum mencoba, semua orang pasti berpikir bahwa menjadi sekretaris itu mudah saja. Bekerja dengan pakaian yang selalu rapi, dan di dalam ruangan bersuhu dingin pasti banyak diinginkan semua orang.
Awalnya Amarayu juga berpikir begitu, tapi lama-lama tugasnya melebihi tukang kuli karena lelahnya luar biasa. Belum lagi memiliki atasan macam Arya, yang selalu merecoki kehidupannya bahkan di luar jam kerja, hingga Amara merangkap menjadi Personal Assistennya, menambah lah kadar rasa lelahnya.
Berangkat kerja dibarengi doa, pulang dibarengi umpatan. Begitulah cara Amarayu bertahan menghadapi pekerjaan demi kelangsungan hidupannya.
Apakah Amarayu akan tetap bertahan bekerja di bawah tekanan atasannya itu?? Atau kah Amarayu lebih memilih resign dan menjauh dari segala hiruk-pikuk dunia perkantoran??