niaarvD
- Reads 8,590
- Votes 38
- Parts 72
Zhou Song tidak pernah meninggalkan Desa Qishan. Dia adalah seorang penduduk desa, lahir dan besar di sana, kedua orang tuanya meninggal dunia di usia muda, menjalani kehidupan yang kesepian. Dia tampak tangguh, tidak pernah menunjukkan sedikit pun kelembutan atau perhatian. Namun, ketika dia mencapai usia menikah, para mak comblang terus bermunculan tanpa henti, semua karena dia adalah satu-satunya Qianyuan di Desa Qishan, dan bahkan di desa-desa sekitarnya.
Namun, bahkan di usia sembilan belas tahun, ia masih lajang, selalu sendirian, dan tidak menunjukkan minat untuk menikah. Ia mengabaikan nasihat orang-orang di sekitarnya, merasa cukup puas dengan hidupnya-bebas. Ia melihat tetangganya yang sudah menikah, masing-masing selalu terlibat dalam pertengkaran sehari-hari dan kerepotan anak-anak. Semakin banyak orang, semakin kacau.
Ia berpikir bisa hidup seperti ini sepanjang hidupnya, sampai suatu hari, seorang pendatang baru muncul di desa. Konon, pendatang baru itu adalah seorang bangsawan muda dari kota yang datang ke tempat terpencil dan miskin ini setelah keluarganya jatuh miskin. Menurut cerita beberapa bibi di desa, pendatang baru ini adalah seorang Kunze yang langka, yang, jika didekati, akan berbau seperti anggrek.
Dan saat Zhou Song melihatnya, dia tahu dia tidak bisa hidup sendirian selama sisa hidupnya.
ABO gaya kuno
Suami pedesaan yang pendiam (alfa) & bangsawan muda yang kurang beruntung (omega)
JANGAN DI VOTE ‼️
VOTE=BLOKIR