AzzuriReina
Sebuah kehidupan memiliki banyak arti.
Kekayaan. Kekuasaan. Kebahagiaan. Keromantisan. Kehidupan. Adalah selalu yang ingin setiap makhluk miliki. Tak terkecuali manusia. Sementara--
Kesedihan. Keputusasaan. Kesengsaraan. Adalah hal yang selalu ingin makhluk hindarkan namun entah mengapa tak pernah tak terjadi.
---------- MWM -----------
Kamera seukuran poster menyala di depan para penonton. Isinya yang putih bergulir saat makhluk bertopeng kelinci muncul mengisi layar tersebut. Dia mengetuk layar itu sekali lagi sebelum memulai.
"Selamat datang semuanya!"
Para penonton bertepuk tangan, tak lupa dengan cakaran menggerigis dan pukulan yang selalu menemani di tiap acara.
"Sudah 2769 tahun tak berjumpa. Meski itu adalah waktu singkat namun aku yakin para petemu tak sabar ingin memulai bukan? Terutama acara kali ini adalah acara berabad yang paling dinantikan. Ya, kalian menebak dengan benar! Ini adalah "SESUATU" yang kutemukan dari ujung dunia yang kita sebut manusia!"
Antusias para petemu berubah menjadi tak karuan. Definisi yang tepat untuk bangku penonton adalah kehancuran namun kesenangan. Sebuah benda sesekali cepat meluncur pada tuan layar kelinci namun dia menghindarinya.
"Baiklah. Aku tidak akan menunda lagi. Mari kita saksikan." Leher sang tuan kelinci tiba-tiba membengkok robek, memperlihatkan daging dirinya sebelum cairan menyemprot keluar. Beberapa detik kemudian itu membentuk layar di belakangnya.
PERMAINAN MANUSIA DIMULAI--
.....
Semuanya bermula dari sini.
Kalian takkan temukan cerita ini dimanapun karena ini ceritaku sendiri.
Kuperingatkan sekali lagi, ini ceritaku. Bukan terjemahan, copyright atau apapun itu.
Dengan modal pemula ini, kuharap kalian bisa menikmatinya.
Jadi, mau lanjut atau tidak?