phoodduang_
"sampai kapan lo mau ngejar gue?"
Sungguh ia sangat penasaran dengan jawaban laki laki didepannya ini, selama ini Pasha tak pernah memberinya jalan masuk lebih dalam kehidupannya, namun laki laki didepannya sangat teguh dengan keyakinannya. mungkin kah dia akan lelah dan berhenti? kapan?
"Sampai kaka suruh Tee berhenti."
"Kalau gue suruh lo berhenti sekarang?"
degg
Jantung Teeran berdetak kencang, bagaimana bisa sosok didepannya menyuruhnya untuk berhenti mengejarnya? ia bahkan belum memintanya untuk menjadi pacarnya, menikahinya dan membuat kehidupan dimasa depan. Apakah selama ini perjuangannya kurang? atau selama ini ia hanya berharap dengan harapan palsu? Teeran bertengkar dengan pikirannya, tak sadar ia mengeluarkan air matanya.
"Tee, kenapa nangis hm?"
Pasha mengusap kelopak mata yang mengeluarkan setetes air mata.
"Apa Tee bikin kaka risih sampe kaka mau Tee berhenti suka sama kaka?"
Pasha tersenyum, bocah didepannya ini tidak mendengarkan perkataannya sampai akhir. Bagaimana bisa ia menyuruhnya agar berhenti menyukainya disaat ia sudah membuka hatinya untuk anak nakal didepannya.
"Tee, aku mau kamu berhenti ngejar aku, karna sekarang kamu pacar aku Tee."
"HAH?"