nasyharaaa's Reading List
5 stories
𝔸 ℂ𝕠𝕦𝕣𝕥 𝕠𝕗 𝕊𝕥𝕒𝕣𝕤 𝕒𝕟𝕕 𝔽𝕝𝕒𝕞𝕖 (ACOTAR FANFIC) by urwritergurl
urwritergurl
  • WpView
    Reads 1,054,621
  • WpVote
    Votes 36,788
  • WpPart
    Parts 75
TW: this book will deal with triggering topics. If you are easily triggered this is not the story for you, thanks. (Book one in the Starlight series) ─── · 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ─── Danika Archeron was born in the shadows. Always looking over her shoulder when her family wasn't looking. She was their protector even if they didn't know it. She had been training as an assassin and warrior since she was eight years old, and yet her family had never suspected a thing. What will Danika do when she's spirited away to Prythian with her little sister, surrounded by the creatures she'd been training to kill for as long as she could remember? ─── · 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ─── I cut him off my smile unfaltering, "Think before you speak, the last male who didn't lost more than just his tongue." I know both High Fae caught the wording of male, instead of man when their eyebrows rose a fraction of an inch. "Is that a threat?" Hissy asked. "No," I replied, "It's advice." ─── · 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ─── (Also!! just an FYI Danika is largely inspired by Manon Blackbeak, so that's why I used some of her fanart and such. I also might include some of Manon's abilities like her nails, cause I feel like that would be fun. ) ─── · 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ─── ACOTAR fanfic- OC x Rhysand This book will finish ACOTAR and the next book will be ACOMAF ─── · 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ─── DISCLAIMER: All characters go to Sarah J. Maas, aside from my OC's And lastly! I have a tiktok acc for this book and other stuff so if you want more stuff like this my user is: @urwritergurl_wp ─── · 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
The Coffee After Morning by madamekaii
madamekaii
  • WpView
    Reads 10,573,920
  • WpVote
    Votes 798,783
  • WpPart
    Parts 73
Bagi Mika, Aksara adalah dompet berjalan. Sementara bagi Aksara, Mika adalah kekacauan. Mulanya pernikahan mereka hanya sederhana, tanpa cinta, tanpa janji manis, hanya kesepakatan di atas kertas. Aksara yang terlalu logis untuk memercayai perasaan. Sementara Mika yang terlalu manja untuk benar-benar peduli pada cinta. Sampai segalanya mulai bertabrakan. Surat kontrak yang rasanya ingin Mika musnahkan, juga perasaan tak masuk akal yang coba Aksara sangkal. Mika mencoba percaya bahwa kehilangan Aksara adalah kehilangan harta karunnya. Sementara Aksara, mencoba sekerasnya tidak menghendaki Mika masuk lebih dalam ke dalam hidupnya.
RUJUK by jenggendis
jenggendis
  • WpView
    Reads 2,011,474
  • WpVote
    Votes 183,945
  • WpPart
    Parts 36
Raras memiliki lima kesalahan dalam hidupnya. Pertama, ia menikah dengan Jiwangga. Kedua, ia menceraikannya. Ketiga, ia kabur ke Jerman. Keempat, menyembunyikan anak mereka. Terakhir, Raras bekerja di rumah sakit yang sama dengan mantan suaminya. Lima tahun sudah berlalu. Jiwangga yang dulu Raras kenal sebagai pria kalem nan rendah hati berubah menjadi orang yang angkuh dan jauh dari kata sopan santun. Jiwangga dan Raras kembali bertemu setelah kegagalan pernikahan mereka. Saling melemparkan kebencian dan keinginan untuk memiliki sekali lagi. © jenggendis
Memeluk Bintang Jatuh by Lievalleen
Lievalleen
  • WpView
    Reads 708
  • WpVote
    Votes 165
  • WpPart
    Parts 20
Yang hampa biar terbang, yang bernas biar tinggal Yang tidak berguna biarlah hilang, tetapi yang baik biarlah tinggal Dan di sini, aku sebagai yang "tidak berguna" Namun katanya, "yang baik biarlah tinggal" Maka aku tinggalkan perasaanku untuk dijaga baik-baik di sana. *** Setiap orang pasti punya kisah luar biasanya masing-masing. Pada kisah ini, mungkin tidak sesempurna milik orang lain. Namun kita harus percaya pada Sang Penguasa Langit, bahwa semua skenario milik-Nya adalah sempurna, setidak sesempurna apapun di mata kita. Pada suratan takdir, Sang Penguasa Langit telah menuliskan pada kisah ini: Hubungan kami sederhana. Tak ada lika-liku, hanya perasaan lain yang perlahan tumbuh. Bukan hidup namanya jika tak ada drama, dan itu dimulai ketika dia memutuskan untuk keluar dari OSIS tanpa alasan yang jelas. Namun dari situlah aku belajar, tentang cara melawan kepedihan dengan berusaha tetap menatap ke depan seburuk apapun apa yang ada di depan mata dan berusaha untuk tetap bertahan meskipun ada di ambang kata "putus asa", tentang cara berdamai dengan masa lalu, dan tentang cara mempertahankan kesetiaan.