BayhaKammis's Reading List
187 stories
Melepas Belenggu Kesopanan: Menjaga Moralitas Tanpa Membatasi Pemikiran by RifkieJ
RifkieJ
  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
Essay FIlsafat tentang pemikiran kritis atas nilai moral dan kesopanan.
NIHILISME TEROR: DUNIA YANG TAK LAGI BERARTI by KantaKastiri
KantaKastiri
  • WpView
    Reads 943
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 2
seluruh kehidupan ini omong kosong! memuakkan! ia mengerang. raut wajahnya menahan sakit yang tak lagi mampu ia sembunyikan. tubuhnya menggigil hebat. kecemasan telah menguasainya. perasaan sepi yang menusuk, tak tertahankan, menambah keadaan putus asa yang menyedihkan. ia terus mengerang. memohon ada yang datang menenangkan kengerian-kengerian yang tak mampu lagi ia kuasai. ia menangis. meraung. memukulkan tangannya ke lantai, dinding, dan membanting semua benda yang ada dalam jangkauan matanya. ia terus menggigil. mencoba memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. tapi ketenangan tak juga datang. ia putus asa. sangat putus asa. lelah. sendirian. terlupakan. kacau. hancur. tak berarti. untuk apa aku masih di sini? ia tersenyum sinis dengan dirinya yang ada di pantulan kaca. menahan kecemasan dan perasaan sepi yang tak mau juga pergi. ia memandangi dirinya sendiri. seorang anak muda dengan rambut berantakan. bibir kering dan berdarah. cekungan hitam di bawah bola mata. raut muka yang dipenuhi ketakutan. dan tubuh yang tak mau berhenti diam dan terus menggigil. aliran air mata yang terputus oleh perasaan marah karena diabaikan. seseorang yang dilihat dari sudut manapun terlihat kalah dan remuk. untuk alasan apa aku meneruskan hidupku? matanya berkeliling ruangan. menelusuri berbagai sudut. mencari sesuatu. sebuah benda berkilau tergeletak di lantai. ia pun berjalan. tersaruk benda-benda yang terserak di lantai. dengan tangan kanannya ia pungut benda itu dan tersenyum puas ketika melihatnya dengan tatapan berbinar dan menggebu. ia taruh benda itu di perutnya. menekannya pelan, menimbang situasi dan kemungkinan-kemungkinan. semua orang telah meninggalkanku. tak ada lagi yang menginginkanku. tak ada lagi cinta untukku di dunia ini. ia dorong benda tajam berkilau itu dengan kedua tangannya. merobek perutnya yang lembut. darah mengalir. mengalir. dan kedamaian tiba-tiba ikut mengalir ke dalam jiwa dan tubuhnya. ia terdiam lama. lalu tersenyum. tak bergerak.
FILSAFAT NGASAL by michaellagunsad
michaellagunsad
  • WpView
    Reads 1,921
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
Filosofi ngawur sehari-hari, jangan dimasukan kedalam hati.
L.I.F.E by Rivaldi_Valdi
Rivaldi_Valdi
  • WpView
    Reads 9,509
  • WpVote
    Votes 258
  • WpPart
    Parts 65
Setiap individu pasti menginginkan keinginannya terpenuhi. Walau mereka tahu itu hanyalah serpihan dari keegoisan diri semata.
Hayy Ibn Yaqzan (terjemahan bebas bahasa Indonesia) by pramswari
pramswari
  • WpView
    Reads 18,779
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 42
Ini adalah terjemahan bebas Hayy Ibn Yaqzan karya Abu Bakar Ibn Tufayl dari terjemahan Simon Ockley. Karya ini ditulis sekitar awal abad ke-12. Hayy, melalui perjalanan hidupnya mencari kebenaran sejati, menyuguhkan pandangan salah satu filsuf Muslim terpenting di dunia.
Socrates by Ensiklomedia
Ensiklomedia
  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Kutipan inspiratif Socrates tentang hidup, Filsafat dan kebijaksanaan
ESAI-ESAI KESEHARIAN by KantaKastiri
KantaKastiri
  • WpView
    Reads 38,367
  • WpVote
    Votes 955
  • WpPart
    Parts 117
aku ingin berbicara tentang keseharian kita sebagai manusia. saat aku melihat sesuatu, sebuah peristiwa, keganjilan, perasaan resah, perpolitikan, omong kosong hidup, hal-hal sepele yang mengganjal di hati, seni yang aku masuki, dunia puisi, sastra, buku-buku, perjalanan, film, dan segala yang ada di kepalaku yang tak aku tuliskan atau seringkali anggap penting. dunia kita adalah dunia keseharian
PROSA SENJA by Abimanyu_Bmpl
Abimanyu_Bmpl
  • WpView
    Reads 32,360
  • WpVote
    Votes 807
  • WpPart
    Parts 40
Semua sajak dari buku ini dilandasi oleh mimpi, jadi saat saya bermimpi di pagi hari itu saya coba menjabarkan kejadian aneh dan pesan tersirat yang ada di mimpi saya .. Saya coba menterjemahkan apa yang sebenarnya terjadi dalam otak saya selama ini .. Mungkin para pembaca sekalian akan sedikit dibuat kesusahan dengan pilihan diksi yang saya pakai dan plot yang coba saya bentuk di karangan tersebut, karena saya ingin pembaca sekalian dibuat terheran2 dengan kejadian2 tersebut. jadi wajar kalau karangan tersebut agak aneh dan di luar nalar manusia karena semua kejadian itu adalah hasil kerangka fikir yang sangat imajinatif yg terbuat dari serat2 mimpi. So selamat menikmati keanehan berikut 😂😂😂 salam hangat penulis buat para pembaca semua 😘
Euforia (COMPLETED) by urpanasea_
urpanasea_
  • WpView
    Reads 2,877
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 72
Kutulis puisi untuk diriku; himne menyambut sosok yang utuh. Kutulis puisi untuk diriku; biar menjelma menjadi mesin waktu, pintu untukku menyelam bersama kekuatan kata yang mengurung momentum waktu. Ini kisahku selama 2021; jika kalian membaca ini, percayalah kita sama-sama tak tau bagaimana rupanya puisi yang tergores dalam buku ini. Kunamai tahun ini euforia; do'a semoga sedih-sedih termaafkan, dan aku bisa menari tanpa dusta dibawah kemilau senja dan kebesaran fajar tanpa sandiwara. Kuajak kalian bersama-sama memupuk euphoria di antara banyak tapak tilas untuk 20211 yang georgous untuk kita semua. (Amin paling serius). #1 Ketuhanan (15 Juni 2021) #1 Ketuhanan (19 Agustus 2021) #1 Filsafat (10 Desember 2021) #1 Ketuhanan (10 Desember 2021) #1 Perspektif (8 April 2024)
EKSISTENSIALISME APATIS by KantaKastiri
KantaKastiri
  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 3
dalam dunia yang membingungkan seperti sekarang ini. saat benar dan salah sudah sulit dibedakan. ketika semua orang, rasanya bisa menjadi musuh kapan saja. dan perasaan kedekatan menjadi kian langka dan tak lagi berbobot. apa yang bisa kita lakukan, agar tidak gila? dalam politik yang begitu mencemaskan. dalam keresahan lingkungan yang tak kemana-mana. masa depan yang diisi dengan kematian ruang intelektual dan masyarakat yang tak lagi bijaksana dan menghargai sopan santun. satu-satunya cara yang bisa kita lakukan, agar bertahan hidup adalah dengan membela diri sendiri. hidup untuk diri sendiri. dan berbaik hati dengan sekedar orang-orang terdekat kita saja.