LeeRubyC
- Reads 68,068
- Votes 5,219
- Parts 23
Bahkan dengan banyaknya rasa sakit yang ia terima, suara lembut itu selalu mengalun dengan tenang; tanpa keluh dan tanpa tangis.
Jisung menyusun rapi bait-bait luka yang setia ia tutup dengan senyum manis. Seakan tak pernah puas, takdir lagi dan lagi menyobek perban pada luka lama yang masih basah.
2021 || ©LeeRubyC