ichsnmhmmd_
- Reads 1,206
- Votes 353
- Parts 12
"Maaf, gw udah bikin lu kecewa dan udah habisin waktu lu buat nunggu perempuan gila seperti gw."
Kalimat ringkas yang keluar dari mulut perempuan itu. Kalimat yang terdengar biasa saja, namun bagi Arga adalah sebuah kekecewaan yang mendalam.
Semua rasa dan penantiannya selama ini hanya menjadi omong kosong belaka. Kini semuanya menjadi sebuah kisah sedih diingatannya yang tak pernah hilang.
⸻
Flasback on....
"Gw tau ini terlalu terburu-buru, tapi gw gak bisa nutupin ini lagi," ucap Arga, menggenggam tangan perempuan yg jadi lawan bicaranya.
"maaf tapi gw gak bisa balas perasaan lu sekarang..." senyum tipis dari wajah wanita itu, menepis perlahan tangannya.
"tapi, tolong kasih gw jawaban, gw gak mau terus-terusan ada diposisi kayak gini." Tatap Arga sendu.
"gw pasti akan kasih lu jawaban, tapi gak sekarang..."
Arga hanya tersenyum tipis, lalu kembali ke raut wajah semula. Kesedihan jelas terlihat di wajahnya.
"Gw cuman gak mau bikin lu kecewa sama jawaban gw sekarang, jadi ada baiknya kalau semua ini gak usah terlalu terburu-buru." Menepuk lembut pundak Arga, mencoba meyakinkan.
"......" Arga terdiam, menatap dalam-dalam wajah perempuan yang berdiri di hadapannya.
"Gw janji bakal ngasih lu jawaban."
"See u..."
Perempuan itu membalik tubuhnya, membelakangi Arga. Meninggalkan goresan kaki di hamparan pasir pantai yang mengabur lembut.
Arga hanya membisu, bisu dalam keheningan bersama desiran angin dan ombak yang bersahutan.
Terlalu naif untuk mengharapkan perasaannya dibalas dengan rasa yang sama.
. . . . . . . .
Mau tahu kelanjutan ceritanya? Silahkan dibaca...
Antara janji, perasaan, dan pengkhianatan.
Pilihan sangat sulit pastinya...
Jangan lupa vote dan coment yaa
Sekalian di follow