Gege656's Reading List
2 stories
Sulung by Nayyytarannn
Nayyytarannn
  • WpView
    Reads 333
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 5
Ada cerita seorang anak sulung, yang sejak awal telah di paksa akrab dengan kata kuat. Ia tumbuh di bawah langit penuh harapan, memikul ekspektasi yang menjulang tinggi, menjadi awal dati segala doa dan keinginan keluarga. Sulung ini, diam-diam hanya ingin di cintai dan di mengerti, namun sering kali merasa sepi di tengah perannya sendiri. Ia belajar tersenyum di balik lelah, dan menggantungkan mimpinya setinggi harapan orang tua, meski kadang itu hanya menjadi halusinasi yang ia peluk sendiri. Namun siapa yang menyangka, tenyata ia di pertemukan dengan lelaki sulung yang sama lelah nya menghadapi keras nya dunia. Sulung ini mencintainya dengan begitu utuh, dengan cara yang belum ia rasakan sebelum nya. Dan kini ia berbisik pada dirinya sendiri- "Kelak aku ingin menjadi kupu-kupu. Tak mudah setiap melewati fase kehidupan, namun pada akhirnya aku akan menemukan jati diriku - indah, bebas, dan terbang dengan sayapku sendiri, membawa kebahagian yang sempat tertunda."
Daddy Angry |TAMAT| by PelangiMimpi7
PelangiMimpi7
  • WpView
    Reads 7,319,066
  • WpVote
    Votes 941,623
  • WpPart
    Parts 51
"Anjirt anak siapa ini?!" Sejak dulu Anangga Elang Perkasa selalu membenci anak-anak, karena menurutnya anak kecil adalah makhluk paling mengganggu. Mereka cerewet, berisik, suka ngompol, suka eek sembarangan, bahkan tak segan menghancurkan barang-barang. Naasnya suatu hari remaja delapan belas tahun itu justru menemukan bayi berumur dua tahun di pinggir jalan. Ia membenci anak kecil, tapi bukan berarti tak punya rasa iba untuk membawa anak malang itu bersamanya. Mungkin semua ini adalah karma sebab setelah anak itu ada, hidup Elang menjadi berbeda. Sangat berbeda. Lantas apa yang akan dilakukannya? N: cerita ini ditulis dengan absurd dan membengekkan. Meski demikian, bukan berarti saya membiarkan oknum-oknum titisan dajjal memplagiat tulisan saya. Sekian terima Elang. Cover: painterest