Nanovella's Reading List
2 stories
Lucien's Jewel by Nanovella
Nanovella
  • WpView
    Reads 13,082
  • WpVote
    Votes 1,645
  • WpPart
    Parts 14
Lucien's Jewel Bagi Amberly Calder, Calder Beauty bukan sekadar perusahaan keluarga. Itu adalah warisan kedua orang tuanya, sekaligus mimpi yang telah ia jaga selama bertahun-tahun. Namun dalam waktu yang begitu singkat, semuanya nyaris hancur. Gelombang isu buruk menghantam Calder Beauty tanpa henti. Kepercayaan publik runtuh, investor mulai menarik diri, dan perusahaan keluarganya berada di ambang kebangkrutan. Semua cara telah Amber lakukan. Namun tak satu pun mampu menyelamatkan Calder Beauty. Hingga akhirnya... Ia memilih mengetuk satu pintu yang tak pernah ingin ia datangi. Lucien Devereaux. Pewaris keluarga Devereaux, konglomerat paling berpengaruh yang dikenal dingin, ambisius, dan selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Lucien bersedia membantu. Dengan satu syarat. Amber harus menjadi tunangannya selama satu tahun. Demi menyelamatkan perusahaan keluarganya, Amber menandatangani perjanjian itu tanpa pernah membayangkan harga yang harus ia bayar. Satu tahun berlalu. Saat Amber mengira semuanya telah berakhir, Lucien justru mengumumkan pernikahan mereka. Dan saat itulah Amber menyadari... bahwa sejak awal, pria itu tak pernah berniat melepaskannya.
You Will Never Leave Me (End) by Nanovella
Nanovella
  • WpView
    Reads 2,304,865
  • WpVote
    Votes 141,484
  • WpPart
    Parts 82
Selama tiga tahun, istrinya tidak pernah membantah, selalu menuruti apa yang dikatakannya. Clara adalah wanita yang tahu tempatnya, diam, patuh, tidak pernah melawan. Setidaknya begitu yang selalu Erlan yakini. --- Sampai hari itu, ketika tatapan Clara berubah. Tidak ada lagi cinta di sana. Tidak ada lagi kepatuhan yang dulu begitu mudah ia kendalikan. --- "Aku mau bercerai." Tiga kata itu membuat Erlan marah besar. Pernikahan ini terjadi karena perjodohan, untuk kekuasaan, dan kepemilikan. Tentu Clara tidak bisa begitu saja bercerai dengannya. Harus dirinya yang memutuskan semuanya. --- Clara mencoba melawan. Ia mengajukan gugatan beberapa kali. Ia bahkan berani mempertaruhkan kepemilikan rumah sakit keluarganya sendiri demi kebebasan. Dan ketika semua itu tidak berhasil, dan sudah tidak bisa bertahan. Ia memilih kabur, tanpa membawa uang, tanpa membawa apa pun selain tekadnya. --- Clara pikir dengan pergi, ia akan bebas. Ia memang terlalu naif, dan begitu ceroboh. Tapi Erlan tidak diam begitu saja, dalam hidupnya, semua yang ia inginkan selalu kembali ke tangannya, dengan cara apa pun. Dan Clara... adalah miliknya.