IraAgustina875
Santa dikenal sebagai mahasiswa yang selalu ceria, berisik, dan gampang akrab dengan siapa saja. Tapi di balik tawanya, Santa sebenarnya terbiasa sendirian. Rumah tak pernah terasa seperti rumah, dan keluarganya terlalu sibuk untuk menyadari kalau Santa perlahan merasa kehilangan tempat untuk pulang.
Semuanya berubah saat sebuah masalah membuatnya harus tinggal satu apartemen dengan Perth - mahasiswa koas yang terkenal dingin, cuek, dan susah didekati.
Awalnya hidup bersama Perth terasa menyebalkan.
Mereka sering berdebat hal kecil, mulai dari lampu apartemen, jadwal mandi, sampai kebiasaan Santa yang terlalu berisik.
Tapi tanpa Santa sadari, cowok paling dingin itu selalu ada saat dirinya sedang hancur.
Perth yang diam-diam menungguinya pulang malam.
Perth yang memaksanya makan.
Perth yang selalu bilang "gue di sini" setiap Santa merasa sendirian.
Dan perlahan... apartemen itu mulai terasa seperti rumah.
Masalahnya, bagaimana kalau perhatian Perth ternyata membuat Santa berharap lebih?
Sedangkan bagi Perth, Santa mungkin hanya sekadar roommate