We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pingxie
184 stories
When White Roses Turn Red (A Rose for the Qilin) by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 12
[A PingXie Fanfiction] Hangzhou tidak pernah sekejam ini, dan musim dingin tidak pernah terasa sesesak ini. ​Bagi Wu Xie, ujian Gaokao bukan lagi satu-satunya pacuan hidup mati. Di dalam rongga dadanya, sebuah anomali langka bernama Tǔ Huā Bìng sedang mengakar dengan rakus. Penyakit muntah bunga itu adalah harga yang harus ia bayar karena telah menjatuhkan hatinya pada Zhang Qiling-sang mentor rupawan yang terlampau jauh untuk digapai. ​Lembar demi lembar materi pelajaran berganti, selaras dengan warna kelopak mawar yang keluar dari tenggorokannya. Putih, merah muda, hingga merah saga yang pekat. Tubuhnya kian ringkih, aroma mawar mulai menguar samar dari kulitnya, namun bibirnya tetap bungkam. Wu Xie memilih bertaruh dengan maut; ia hanya akan bersuara jika ia berhasil menginjakkan kaki di Universitas Zhejiang, tempat Xiao Ge berada. ​Ini adalah kisah tentang sebuah cinta sepihak, ambisi yang membakar, dan kelopak bunga terakhir yang menolak untuk gugur.
The Butterfly's Prophecy by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 782
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 18
Fandom: Daomu Biji (The Grave Robbers' Chronicles / The Lost Tomb) Pairing: PingXie (Zhang Qiling x Wu Xie) Genre: Slice of Life, Romance, Supernatural/Mystery, Domestic Fluff ​Deskripsi Cerita: ​Di sebuah sudut kota Hangzhou yang tenang, Kafe Wushan berdiri hangat sebagai tempat peristirahatan bagi Wu Xie, Zhang Qiling (Xiaoge), dan Pangzi setelah lelah dari dunia luar. Di kafe ini, Wu Xie menyalurkan hobinya membaca kartu Tarot-sebuah permainan psikologi dan analisis simbolik yang tenang dan menenangkan para pelanggannya. ​Namun, kedamaian itu terusik ketika sentuhan fisik tak sengaja dengan para pelanggan memicu penglihatan gaib (vision) dalam diri Wu Xie tentang takdir kematian tragis yang membayangi orang-orang di sekitarnya. ​Ketika Huo Xiuxiu-sahabat dekat mereka-datang dan menjadi target berikutnya dari sebuah sabotase maut, Wu Xie dihadapkan pada pilihan sulit: membiarkan takdir berjalan, atau menanggung risiko fisik yang mematikan demi mengintervensi garis kematian. Di bawah perlindungan protektif Xiaoge yang tak pernah berjarak lebih dari lima langkah dan perhatian kocak namun tulus dari Pangzi, Wu Xie harus belajar mengendalikan kemampuannya dan menemukan batas aman bagi dirinya sendiri. ​Sebuah kisah tentang takdir, pengorbanan yang tak pernah disesali, dan kehangatan rumah yang diciptakan bersama oleh Tiga Serangkai di balik aroma biji kopi Kafe Wushan.
Panduan Menjadi Manusia Modern (Versi Salah Jalur) by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 977
  • WpVote
    Votes 151
  • WpPart
    Parts 9
Menjelajahi makam kuno terdalam di dunia? Wu Xie bisa. Memecahkan teka-teki konspirasi ratusan tahun? Wu Xie sanggup. Tapi menghadapi Zhang Qiling yang mendadak kecanduan drama romantis modern di televisi dan ponsel pintar? Wu Xie angkat tangan. Berawal dari ketidaksengajaan Wu Xie menyalakan sebuah drama romantis di sore yang hujan, Zhang Qiling-sang pimpinan Keluarga Zhang yang agung, dingin, dan minim ekspresi-justru menganggap tayangan tersebut sebagai panduan resmi untuk berinteraksi sebagai manusia modern. Maka dimulailah bencana domestik di Wu Shan Ju. Dari pertanyaan maut soal berbagi payung, teknik penguncian dinding (wall-slam) di depan rak buku, hingga aksi bersihin sisa kuah hotpot yang bikin jantung Wu Xie mau copot. Ditambah lagi dengan Wang Pangzi yang bukannya menolong, malah sibuk mendokumentasikan setiap momen absurd tersebut untuk dijadikan bahan pemerasan logistik. Sanggupkah Wu Xie menyembuhkan Zhang Qiling dari kontaminasi racun algoritma fiksi romantis ini sebelum harga dirinya sebagai pemilik toko barang antik runtuh sepenuhnya?
The Architecture of Destiny  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 750
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 7
​"Jangan pernah ke sana sendirian." ​Sebuah koordinat usang di halaman belakang jurnal tua milik sang kakek membawa Wu Xie dan Zhang Qiling kembali melangkah ke dalam kegelapan perut bumi. Wu Xie mengira ini hanya akan menjadi 'jalan-jalan sore' pengusir bosan di masa pensiun mereka. Sebuah makam kuno yang aneh-tanpa jebakan mematikan, tanpa gas beracun, dan tanpa satu pun peti mati di dalamnya. ​Namun, kedamaian itu perlahan terkikis saat Wu Xie menyadari arsitektur di dalam makam tersebut meniru persis toko barang antiknya di Hangzhou. Lebih mengejutkan lagi, dinding-dinding batu di sana memahat seluruh lembaran masa lalu Zhang Qiling yang kelam. ​Terjebak di dalam labirin yang bergeser dan kehabisan oksigen, Wu Xie harus menggunakan otaknya untuk bertahan hidup, sementara Zhang Qiling tetap menjadi jangkar kewarasannya. Di ruang terdalam yang sunyi, mereka tidak menemukan harta karun, melainkan sebuah kotak giok berisi surat dari masa lalu. ​Sebuah rahasia ratusan tahun yang membuktikan bahwa setelah semua badai, darah, dan air mata yang mereka lalui... sejarah ternyata telah menuliskan restu untuk masa depan mereka berdua. ​A PingXie (Zhang Qiling x Wu Xie) Fanfiction. Post-canon / Retirement Life / Pure Mystery & Domestic Fluff.
Paket Atas Nama Cinta (Ongkir Ditanggung Xiao Ge) by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,690
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 18
Zhang Qiling adalah petarung terbaik, mantan pemimpin klan kuno, dan sekarang... kurir ekspedisi premium dengan rating bintang lima sempurna. ​Saat krisis finansial memaksa Xiao Ge turun ke jalanan Hangzhou untuk mengantar paket, Wu Xie mengira segalanya akan berjalan normal. Sampai akhirnya, seorang pria borjuis datang ke Wushanju dan mencoba mendekati Wu Xie. Dari teror tatapan CCTV selama sepuluh menit hingga sabotase secangkir kopi karamel, Xiao Ge menunjukkan cara paling posesif dan dingin untuk menandai wilayah kekuasaannya. Karena di Wushanju, hanya ada satu pawang yang sah.
Wushanju: Beyond the Bronze Gate by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 2,648
  • WpVote
    Votes 532
  • WpPart
    Parts 28
Sepuluh tahun penantian di Gunung Changbai tidak berakhir dengan perpisahan, melainkan sebuah awal yang baru. Saat Gerbang Perunggu terbuka, takdir tidak membawa Segitiga Besi kembali ke dunia atas yang penuh darah dan konspirasi klan. Mereka justru terlempar ke sebuah dimensi hutan ajaib yang tersembunyi; The Enchanted Forest. Di bawah naungan pohon Akasia Putih raksasa, mereka mendirikan kembali Wushanju. Tanpa ada lagi ancaman mayat hidup, kejaran faksi Wang, atau beban mistis klan Zhang, mereka harus belajar beradaptasi dengan hukum alam baru yang absurd. Mulai dari Wu Xie yang tak sengaja menjadi idola para makhluk suci berkat hatinya yang murni (namun tetap dihantui kutukan kesialan yang kocak), Pangzi yang bertransformasi menjadi mentor kuliner para remaja suku kuno dengan eksperimen soda neonnya, hingga Xiao Ge-sang mantan pimpinan klan yang ditakuti-yang kini pasrah dijadikan pohon panjatan oleh anak-anak balita setempat. Diiringi cicitan protektif dari maskot magis mereka, Xiao Cai, petualangan kali ini tidak lagi menguras darah, melainkan menguras tawa dan membasuh sisa luka batin masa lalu mereka. Sebuah kisah tentang rumah sejati, kedamaian yang jenaka, dan janji yang akhirnya ditepati dengan manis di bawah pendaran kunang-kunang biru yang abadi.
PingXie Daily Life  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,300
  • WpVote
    Votes 233
  • WpPart
    Parts 9
Kumpulan one shot dari AU PingXie yang terkadang (baca: sering) OOC
PingXie Mini Series  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 6,694
  • WpVote
    Votes 1,112
  • WpPart
    Parts 47
Kumpulan cerita PingXie yang berbentuk mini series (berisi 4-6 chapter). Alur cerita absurd dan terkadang (baca: sering) OOC.
Guī Yún Jū: Homecoming by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 811
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 16
[A PingXie Fanfiction] ​Setelah lebih dari satu dekade terjebak dalam labirin konspirasi, badai gurun, dan dinginnya makam bawah tanah yang mengancam nyawa, Iron Triangle akhirnya memutuskan untuk berhenti. Di bawah naungan gerbang merah Guī Yún Jū, kehidupan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Tidak ada lagi teka-teki kuno yang harus dipecahkan, tidak ada lagi monster yang mengintai di balik kegelapan. Hanya ada Wu Xie yang belajar mengelola rumah, Xiao Ge yang perlahan mencair dalam rutinitas domestik yang bersahaja, dan kerusuhan hangat yang dibawa oleh Pangzi. Sebuah catatan kecil tentang bagaimana dua pengembara yang lelah pada akhirnya menemukan pelabuhan terakhir mereka dalam kedamaian yang utuh. Karena setelah badai terbesar, awan akan selalu menemukan jalan untuk pulang.
Traces in the Dark  by Fushigina_Hito
Fushigina_Hito
  • WpView
    Reads 1,431
  • WpVote
    Votes 246
  • WpPart
    Parts 29
Fandom: Daomu Biji (The Lost Tomb) ​Genre: Crime, Psychological Thriller, Criminal Profiling, Domestic Romance, Hurt/Comfort. ​Format: Police Procedural / Tactical AU (Divisi Khusus) ​Main Pairing: PingXie (Zhang Qiling x Wu Xie) + Brotherhood Wang Pangzi (Iron Triangle) Kematian tragis Su Ling, seorang siswi pemain biola di SMA Elit Shenghua, langsung ditutup oleh kepolisian wilayah sebagai kasus bunuh diri biasa akibat masalah asmara. Surat wasiat telah ditemukan, dan seluruh pihak sekolah memilih bungkam demi menjaga nama baik institusi. ​Namun, ketika berkas mati tersebut jatuh ke tangan Divisi Khusus, Konsultan Psikologi Kriminal Wu Xie mencium aroma manipulasi yang teramat rapi. Mengandalkan insting emasnya, Wu Xie bersama sang Kapten Taktis militer, Zhang Qiling, dan ahli siber Wang Pangzi, memutuskan untuk membongkar kembali teka-teki berdarah di taman mawar tersebut. ​Penyelidikan yang awalnya mengarah pada bias gender barisan siswa laki-laki populer, justru berbalik seratus delapan puluh derajat menuju faksi siswi senior perempuan. Di bawah pengawalan ketat dan protektif dari Zhang Qiling, Wu Xie mulai menguliti topeng sosiopatik milik Lin Xue, sang siswi teladan sekaligus "Senior Baik Hati" yang diidolakan oleh korban. Di antara berkejaran dengan sisa waktu birokrasi, analisis guratan tangan kanan vs kidal, dan perburuan nota racun tikus tradisional, tim Iron Triangle harus bertaruh waras demi memulangkan keadilan bagi jiwa yang telah dibungkam.