❤️
51 histoires
Hal-hal Yang Harusnya Terjadi Tahun Lalu  par jahterra
jahterra
  • WpView
    LECTURES 4,049
  • WpVote
    Votes 504
  • WpPart
    Chapitres 2
Tentang Mal yang terlambat jatuh cinta. Copyright : ©Jahterra 2021 Plagiarism is criminal, be original.
Sadewa✔ par Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    LECTURES 191,048
  • WpVote
    Votes 43,372
  • WpPart
    Chapitres 13
Part of "Antologi Bulan Desember" Di antara 12 bulan yang ada, Sadewa paling suka bulan desember. Bulan dimana pohon-pohon flamboyan favoritnya mulai bermekaran. Bulan dimana hujan mulai kerap mengguyur daratan. Bulan dimana ia bertemu dengan Aryo. Sadewa suka desember, tapi dia lebih suka Aryo. "Aryo sudah besar, Mas. Jadi Mas Dewa nggak usah ngurusin hidup Aryo lagi." anak itu berkata begitu. Meski dadanya sakit, Sadewa lebih suka Aryo dibanding bulan desember. ©tenderlova | Sadewa, 2020
Retrospeksi par penacandramawa
penacandramawa
  • WpView
    LECTURES 7,371
  • WpVote
    Votes 1,080
  • WpPart
    Chapitres 6
tentang mengenang kembali hari-hari baik yang pernah dilewati.
Dialektiva par penacandramawa
penacandramawa
  • WpView
    LECTURES 347,294
  • WpVote
    Votes 59,232
  • WpPart
    Chapitres 50
Ini cerita tentang Tiva dan kejenuhannya terhadap tipe-tipe mahasiswa yang ada di kampusnya--terutama di kelasnya. Tipe mahasiswa yang caper sama dosen, yang menggadaikan ungkapan agen of change sebagai alasan bolos kuliah, yang menyumpal telinganya dengan headset saat kuliah berlangsung, atau yang hanya bengong dan baca komik atau novel saat diskusi. Lalu Tiva sendiri masuk ke tipe mahasiswa yang mana? Dia tidak masuk di salah satunya. Dia membentuk tipe mahasiswa tersendiri--yang beranggotakan Tiva seorang. Tiva yang malas ikut diskusi "kacangan" di kelasnya, yang bukan mahasiswa berprestasi, yang tidak ikut BEM atau himpunan yang dielu-elukan sebagai media mahasiswa bisa mendapat banyak pengalaman, yang tidak pernah ikut riset atau penelitian juga. Tiva memang terkesan cuek dan apatis, tetapi ia selalu ada di garda terdepan dalam peka terhadap lingkungan sekitar. Juga, ia bisa menyelesaikan masalah hanya dengan kata-katanya. Dan saat dia berdialektika, semua tipe mahasiswa hanya bisa terdiam dan berdecak kagum dalam hatinya. Efek dari dialektika yang dilontarkan oleh Tiva (re: dialektiva) memberikan pengaruh besar setidaknya kepada tiga orang; Adiran Kiluan sebagai mahasiswa berprestasi yang tidak ingin spotlight miliknya ini berpindah kepada Sativa, Bumi Barameru sebagai "pejuang keadilan" yang merasa bahwa ucapan dan intuisi Tiva membuatnya menjadi manusia seutuhnya, juga Mizi yang sadar bahwa ia lebih dari sekadar "biasa". Baik Adiran, Bumi, dan Mizi pada akhirnya sama-sama mengorbit pada lintasan yang tidak pernah Tiva ciptakan. Ketiga laki-laki itu merasa berkonstelasi dengan Tiva dan merasa membutuhkannya. Tapi masalahnya, Tiva adalah seseorang yang kompleks dan sulit diterka. Akankah Adiran, Bumi, dan Mizi mampu mengorbit--bahkan melebur--bersama Tiva?
Bersanaja par penacandramawa
penacandramawa
  • WpView
    LECTURES 25,372
  • WpVote
    Votes 3,879
  • WpPart
    Chapitres 18
Kadang, terlalu "baik" itu nggak baik.
Apakah Perlu?  par gyrachs
gyrachs
  • WpView
    LECTURES 8,164
  • WpVote
    Votes 1,336
  • WpPart
    Chapitres 1
Aku sering bertanya-tanya, apakah melakukan kecurangan itu perlu? Cover by @dytayang
Es Potong dari Kota Sekedipan Mata [ONE SHOT] par Cartoonize
Cartoonize
  • WpView
    LECTURES 9,701
  • WpVote
    Votes 1,597
  • WpPart
    Chapitres 1
[cerita pendek] Untuk kesekian kalinya tanganku meraih tengkuk leher, mengusapnya sejenak sembari berjalan melewati gerbang sekolahku yang selalu terlihat kukuh bagi orang awam lalu-lalang, yang berbisik riuh, berhenti sejenak lalu menerka-nerka seberapa megahnya kira-kira sekolah ini terlihat dari dalam. Ah, cuacanya panas. Bel tanda pulang belum berbunyi, tetapi dengan ringannya aku melenggang keluar, menuju gerobak penjual es potong yang tampak menjanjikan.
[1] The Real Deal par shadriella
shadriella
  • WpView
    LECTURES 194,033
  • WpVote
    Votes 40,049
  • WpPart
    Chapitres 28
Komandan Pertama Kavaleri; The real bad boy ain't playing no game.
Aeropuerto de Tenerife par shadriella
shadriella
  • WpView
    LECTURES 19,237
  • WpVote
    Votes 3,720
  • WpPart
    Chapitres 11
❝I'm sorry, Madre. I love you.❞
[3] There's No Tomorrow par shadriella
shadriella
  • WpView
    LECTURES 65,802
  • WpVote
    Votes 13,975
  • WpPart
    Chapitres 24
Komandan terakhir Kavaleri; Fight like there's no tomorrow.