Gtw
4 histoires
Dear Jisung || NCT dream [END] par bshskosufhf
bshskosufhf
  • WpView
    LECTURES 8,003,136
  • WpVote
    Votes 677,873
  • WpPart
    Chapitres 53
Jisung tak pernah mengerti jalan pikiran sang ayah dan kedua kakak kembarnya. Terutama sang ayah yang selalu menyudutkan dirinya atas semua kesalahan kakak kakaknya. Jeno, yang selalu membuatnya mendapat masalah. Dan Jaemin, yang selalu memarahinya. Muak? Tentu saja Jisung muak. Dia benar benar muak dengan keluarga, dan hidupnya. Dia selalu bertanya tanya. "Apakah aku benar benar bagian dari keluarga mereka?" "Atau, haruskah aku bunuh diri saja?"
Rain || NCT dream [PRE ORDER!!!] par bshskosufhf
bshskosufhf
  • WpView
    LECTURES 2,360,853
  • WpVote
    Votes 270,382
  • WpPart
    Chapitres 53
[SEQUEL Dear Jisung] Musuh tetaplah musuh, meski dia adalah saudara kembarmu sendiri. Prinsip hidup itu yang dipegang pengusaha sukses bernama Lee Jaemin. Lelaki yang penuh dendam pada saudara kembarnya sendiri. Karena saudara kembarnya itu adalah orang bodoh yang menyerah dengan keadaan, setelah ditinggal pergi oleh adik bungsu mereka. Dan dengan mudahnya, Jeno kembali ke kehidupan Jaemin setelah kabur begitu saja meninggalkan Jaemin sendiri bertahun tahun lamanya. "Jika kau kembali, aku akan mati. Mudah, bukan?" WARNING⚠ BUKAN BXB‼️
Dari ayah, untuk abang ✔  par Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    LECTURES 1,297,750
  • WpVote
    Votes 189,779
  • WpPart
    Chapitres 28
[ Part lengkap ] Tidak peduli bagaimana tubuh itu di terpa angin, hujan, ombak, bahkan badai sekalipun. Punggung Ayah akan tetap menjadi yang ter-kokoh, meski kadang lutut itu membentur tanah berkali-kali, namun nyatanya dengan senyuman tulus ia kembali bangun, berdiri seperti tidak ada rasa sakit. Copyright- Lilpudu, 2O21
From Home || NCT 127 [SUDAH TERBIT] par bshskosufhf
bshskosufhf
  • WpView
    LECTURES 3,242,100
  • WpVote
    Votes 352,302
  • WpPart
    Chapitres 45
Setiap cerita, pasti memiliki awal. Setiap cerita, pasti memiliki akhir. Setiap cerita.... Pasti memiliki alurnya masing masing. "Mulai sekarang, jangan ada yang berani beraninya memperhatikan Haechan!" "Jika aku sampai melihat salah satu dari kalian memperdulikan anak itu, maka Haechan lah yang akan menanggung akibatnya...." "Hyung...." "Diam kau, dasar pembawa sial!" "Haechan~ah, sebaiknya kau mati saja..." "Kau bukan adikku, Lee Haechan."