Sastra_Nalia
- Reads 13,980
- Votes 1,440
- Parts 9
Diki tak pernah benar-benar menyukai Jayan.
Di lapangan voli desa, pemuda itu selalu menjadi bayang-bayang yang menjengkelkan, selalu menang, selalu lebih dipuji, selalu membuat harga diri Diki terinjak di tanah berdebu.
Bagi Diki, Jayan hanyalah simbol kekalahan dan rasa kesal yang dipendam lama.
Namun takdir pedesaan yang sempit tak pernah memberi ruang untuk benar-benar menjauh.
Hingga satu kesalahan, satu malam, dan satu benih mengubah segalanya.
Ketika Diki menyadari ada nyawa lain yang tumbuh di tubuhnya, benih yang ditanamkan oleh Jayan, dunianya runtuh sekaligus berubah.
Kebencian yang dulu mengeras perlahan luruh, berganti dengan ketakutan, harapan, dan perasaan yang tak pernah ia pahami sebelumnya.
BgJu : Ohhayoooo cepett baca gaysss.
Awalan chapter bosenin, mimin juga nggak like😮💨