mau dibaca
2 stories
Hallo, Mas Duda! by leo65zxq12
leo65zxq12
  • WpView
    Reads 891,722
  • WpVote
    Votes 73,860
  • WpPart
    Parts 51
[FOLLOW AKUNKU SEBELUM BACA!] Raga menatap gadis di depannya ini dengan sorot mata yang agak berbeda. "Duda duda begini tapi saya masih perjaka," ucapnya pada Riani, gadis yang sedari tadi berdiri di depan meja kerjanya. "Udah punya anak tapi dibilang masih perjaka," Batin Riani "Saya gak nanya loh, Pak." "Oh, jadi berani ya kamu ngomong seperti itu sama atasan kamu." Riani pun gelagapan. "Eh-eh gak, Pak. Saya gak maksud lancang sama Bapak, saya minta Maaf." "Sudah-sudah, kamu boleh pergi tapi jangan panggil saya Bapak, panggil saya 'Mas' ok?" "I-iya, Pak, eh M-Mas," ucapnya kikuk Raga Dirgantara seorang Direktur muda dengan ketampanan yang mampu memikat setiap wanita, tapi di umurnya yang masih berusia dua puluh tiga tahun ia sudah menyandang status 'Duda', karena perceraian dengan istrinya empat tahun yang lalu. Most Impressive Rank #3 in Riani [03/03/2021] #5 in Dirgantara [03/03/2021] #11 in Raga [03/03/2021] #2 in Riani [24/03/2021] #1 in Riani [26/03/2021] #7 in Raga [27/03/2021] #3 in Dirgantara [27/03/2021] #1 in Kuliah [25/03/2021] #37 in Komedi [25/08/2021] #10 in Happy [15/09/2021] out of 37.6k stories
Dear, Mr. Duda by Mikas4
Mikas4
  • WpView
    Reads 4,329,479
  • WpVote
    Votes 293,231
  • WpPart
    Parts 36
Cerita sudah tamat! Sudah tersedia versi Audio Book Pogo ya teman-teman :) Sinopsis, "Biar saya lihat," gumam Pak Adam membuat Alara terperanjat kaget tiba-tiba melihat dosennya sudah ada di sebelahnya. Mata teman-teman Alara kini menatap Alara penasaran. "Apa yang kalian lihat?" tanya Pak Adam dengan suara menggema membuat setiap mahasiswa kembali fokus ke ujian mereka masing-masing. Tak lama, pria itu kembali menatap Alara. "Saya ingin lihat lembar ujian kamu." "S-saya belum selesai, Pak." "Tidak apa-apa. Kemarikan!" titahnya seakan tidak ingin dibantah. Perlahan Alara memberikan kertas tersebut dengan tangan bergetar. Adam menatap lembar jawaban istrinya dengan seksama sebelum mengoyak kertas jawaban itu membuat mata Alara seketika melebar. Ia segera berdiri dan kembali mendapat atensi dari teman-temannya. "Apa yang Bapak lakukan?!" serunya tidak percaya lalu mengutip kembali kertas ujian yang berserakan. Adam mengabaikan seruan Alara lalu menatap setiap mahasiswa yang kini menatapnya takut dan berkata. "Jika sekali lagi saya temukan kalian berbuat curang seperti Alara, tidak satu pun dari kalian yang akan lulus ujian saya." Mata Adam lalu beralih pada Alara yang nyaris menangis di tempat. "Sekarang kamu keluar dari ruangan saya." Lihat saja! Dia tidak akan membiarkan pria itu tidur bersamanya nanti malam. **** Baca, hayati, rasakan, karena ini bukan kisah dengan sejuta konflik. Ya, ini hanya kisah tentang Alara dan Adam.