senikala
- Reads 7,366
- Votes 710
- Parts 27
Sasmaya tidak pernah benar-benar merasa "hidup" di hidupnya sendiri. Bangun, sekolah, pulang, ia selalu mengikuti arus tanpa berani memilih jalannya sendiri. Lalu datanglah kalendra ke dalam hidupnya, Kalendra yang berisik, yang penuh energi, dan sama sekali tidak kenal kata "batas."
Tanpa permisi, ia menarik Sasmaya keluar dari zona nyamannya yang selama ini perempuan itu jaga. Perlahan, Sasmaya pun menyadari betapa mati rasanya ia sebelum bertemu kalendra.
written by senikala