msytiaa
- Reads 339
- Votes 48
- Parts 17
Prayer and Feeling (Di Antara Doa dan Rasa)
Tidak semua pertemuan hadir untuk dimiliki.
Sebagian hanya singgah, lalu pergi-
meninggalkan doa sebagai satu-satunya cara untuk bertahan.
Ia tumbuh dalam dunia yang memaksanya kuat.
Belajar tegar di tengah kehilangan,
menyimpan lelah tanpa banyak keluh,
dan berjalan dengan harapan yang hampir padam.
Hingga sebuah pertemuan tak terduga
menjadi awal dari rasa yang tak pernah ia rencanakan.
Bukan cinta yang berteriak,
melainkan cinta yang diam-
hidup dalam doa, bernaung dalam sabar.
Di sisi lain,
ada jiwa yang terlihat sempurna,
namun runtuh dalam sunyi.
Tekanan, tuntutan, dan luka
membuatnya nyaris kehilangan arah.
Saat takdir mempertemukan mereka kembali,
bukan sebagai pemilik,
melainkan sebagai penolong,
dua hati yang saling menguatkan tanpa saling mengenal.
Karena cinta sejati bukan tentang memiliki,
melainkan tentang menjaga dalam doa.
Bukan tentang menggenggam,
melainkan tentang merelakan dengan keyakinan.
Inilah perjalanan antara doa... dan rasa.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
⚠️ PERINGATAN / DISCLAIMER
Not all characters are mine.
Karakter Boboiboy dan beberapa karakter lainnya adalah milik Monsta.
Saya hanya meminjam beberapa karakter untuk keperluan cerita fanfiksi ini.
Semua alur cerita, karakter tambahan, dan pengembangan plot adalah milik penulis.