Ptrff689
- Reads 453
- Votes 88
- Parts 11
Minjeong melihat apa yang tak seharusnya dilihat manusia.
Setiap kali pria berjas hitam itu muncul di koridor rumah sakit, seorang pasien meninggal dengan tenang. Kim Minjeong mengira itu kebetulan, sampai sosok itu-A Nameless-berbisik tentang takdir adiknya.
Minjeong punya pilihan: menerima nasib, atau memainkan permainan paling berbahaya. Merayu Sang Penjaga Takdir itu sendiri. Tapi setiap sentuhan, setiap bisikan, setiap mimpi gelap yang dia kirimkan, justru membuka pintu lebih mengerikan.
Sedangkan jatuh cinta pada subjek pengamatan bukanlah pelanggaran. Itu adalah hukuman mati-bagi keduanya.