read
2 stories
In Seventh Heaven by swastamitaa_
swastamitaa_
  • WpView
    Reads 89,478
  • WpVote
    Votes 8,885
  • WpPart
    Parts 30
Tentang Perjalanan Menyembuhkan Luka... Naya, seorang perempuan muda yang senang menyulap luka menjadi kata-kata. Dalam setiap goresan tulisan, ia mencoba menyembuhkan kepingan hatinya yang pernah hancur, menghadapi dilema perjodohan yang mendebarkan namun penuh keraguan. Di antara tawa, air mata, dan dinamika kehidupan yang penuh warna, Naya harus memilih antara mengikuti arus takdir atau merajut masa depan yang ia inginkan. Sebuah kisah tentang keberanian, perjalan menyembuhkan luka, dan cinta yang tak selalu mudah. Tentang Naya dan badai demi badai yang entah akan menjebaknya dalam gelap atau memberinya cahaya untuk pulang,
HEAVEN by naravc_
naravc_
  • WpView
    Reads 34,821,579
  • WpVote
    Votes 2,484,797
  • WpPart
    Parts 61
Heaven Higher Favian. Namanya berartikan surga, tampangnya juga sangat surgawi. Tapi sial, kelakuannya tak mencerminkan sebagai penghuni surga. Cowok itu terkenal berandal, pemaksa dan tidak bisa dikalahkan. Disisi lagi dia sangat cerdas dan berwibawa. Dua kepribadian yang SUMPAH sangat bertolak belakang. Lalu bagimana dengan Mutia Syavikha? Gadis yang awalnya tidak mau berurusan dengan Heaven malah harus bertunangan dengan cowok itu karena sebuah insiden. Menghadapi Heaven, Mutia harus siap mental. Heaven tipe cowok yang posessif, bucin, gampang emosi, gampang minta atraksi, dan yang pastinya selalu meresahkan sekaligus merepotkan jantung. "Nama doang yang artinya surga, kelakuan kek dakjal!" Susu milo? Minta bikin proyek baby twins? tiap hari. ____ YOUNGADULT + ROMANCE True love never dies - Mutia Ketika lo menjadi titik dimana gue harus berhenti- Heaven Gue tuh punya lo - Heaven [ ON GOING] 1# Heaven (29-08-2021) 1# Meresahkan (2-09-2021) 1#Goodgirl (4-09-2021) 2# Romantis (5-09-2021) 2#Goodgirl (21-09-2021) 1#Goodgirl (22-09-2021) ⚠️17+ ⚠️banyak kata umpatan, adegan kekerasan, baku hantam ⚠️ Meresahkan, bikin baper, ambigu ⚠️ Yang buruk jangan ditiru!