Sad
4 stories
Strong Girl [END] by patriciamarsela
patriciamarsela
  • WpView
    Reads 421,933
  • WpVote
    Votes 15,018
  • WpPart
    Parts 58
Cerita yang menceritakan bagaimana kehidupan dari seorang Clara Aunezya Egipta Yang bertahan atas kerapuhan hidupnya. Yang berjuang atas kesendirian hidupnya Merasa di abaikan,di benci,tak di Cintai Itulah yang dirasakan Clara selama ini. Di tinggalkan oleh kedua orang tuanya saat Ia masih kecil.Sebuah kejadian Tragis yang tak bisa Ia lupakan begitu saja? Selalu di Bully tanpa sebab yang jelas. Teman-Temannya hanya tahu bahwa Membully Clara adalah kesenangan tersendiri bagi mereka. Mari kita Lihat bersama perjalanan hidup Clara untuk menjadi Wanita Kuat,dan membuktikan pada dunia bahwa Ia bisa mengalahkan kerapuhan hidupnya dengan bertahan sekuat tenaga.
REDUP by PenieJingga02
PenieJingga02
  • WpView
    Reads 911,723
  • WpVote
    Votes 6,117
  • WpPart
    Parts 1
"Rumah kita tidak lagi ramah semenjak orang tua kita memilih pisah, Bang." Tentang dia yang memimpikan untuk memiliki keluarga yang lengkap.
Mentari Tanpa Sinar by OlgagriseldaTarigan
OlgagriseldaTarigan
  • WpView
    Reads 1,594,319
  • WpVote
    Votes 109,596
  • WpPart
    Parts 46
Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?
SAMUDRA by sweedzz_
sweedzz_
  • WpView
    Reads 24,857
  • WpVote
    Votes 1,896
  • WpPart
    Parts 8
Di koridor kampus yang sibuk, Samudra, seorang dosen yang dikenal dengan ketegasan dan kecerdasannya, melangkah dengan mantap, tapi matanya kosong, seperti mencari sesuatu yang tidak bisa dia temukan. Beberapa mahasiswa yang berpapasan dengannya menyapanya dengan hormat, tapi dia tidak benar-benar melihat mereka. Dia tidak melihat senyum-senyum manis, tidak melihat mata-mata yang berbinar, tidak melihat apa pun kecuali bayang-bayang Hazel, cinta pertamanya yang telah pergi. Nathan, temannya sejak lama, mencoba mendekatinya, tapi Samudra tidak siap untuk berbicara. "Gimana?" tanya Nathan, tapi Samudra hanya mengangkat bahu. Tidak ada yang berubah, tidak ada yang bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan Hazel. Mereka berhenti di depan pintu kelas, dan Samudra memandang Nathan dengan sorot mata yang tajam, seperti ingin membakar semua yang ada di depannya. "Apa ada yang bisa gantiin sosok Hazel dalam hidup gue? Apa ada manusia yang bisa mirip seperti Hazel?" tanyanya, suaranya rendah tapi penuh emosi, seperti ingin meledak. Nathan terdiam sejenak, seperti tahu bahwa Samudra tidak siap untuk mendengar jawaban. "Lo butuh lentera di lorong yang lo lewatin, sebuah pencahayaan agar kaki lo gak salah langkah dan nyakitin diri lo sendiri," katanya, mencoba membuka mata Samudra. Tapi Samudra tidak mau mendengar. Dia tersenyum, tapi bukan senyum yang bahagia. "Gue akan jalan di tempat yang tidak asing oleh bayangan langkah kaki gue, walaupun gelap tapi langkah kaki gue tau tempat tersebut," katanya, suaranya penuh keyakinan, tapi juga penuh kesedihan. Samudra tahu bahwa dia tidak bisa melupakan Hazel, tapi dia tidak tahu bagaimana cara untuk melanjutkan hidup tanpa dia. Dia terjebak dalam kesedihan, amarah, dan kesal, tidak tahu bagaimana cara untuk keluar dari lorong gelap yang dia jalani.