Reading list'e
5 stories
Redup #DWC2020 [Tamat] by crankie-
crankie-
  • WpView
    Reads 10,240
  • WpVote
    Votes 1,666
  • WpPart
    Parts 36
[General Fiction || 15+] Juli menjadi saksi, tentang senang yang remang. Juli menjadi saksi, atas utas batas pantas. Pada bulan ketujuh, himpunan detik siap menuntaskan sang gemuruh, menjadi menit penentraman atas segala rusuh, hingga waktu mengakhiri kisah yang lusuh. © Ichsan Kamil, 2020
Surat Untuk Januari by Cloudlhy
Cloudlhy
  • WpView
    Reads 175,139
  • WpVote
    Votes 36,032
  • WpPart
    Parts 35
Selayaknya segaris lintang jingga dalam biru senja. Atau selayaknya seutuh hangat menyelimuti setiap manusia ditemuinya. Wajahnya terangkat menampilkan senyum tanpa seraut luka. Namanya Ciera Pelita. Seharusnya surat dalam kotak ungu itu dikirim pada awal bulan Januari sebelum memenuhi opsi terakhir wishlistnya. Bunuh diri. Tapi Ciera menghilang pergi sebelum kotak itu terkirim, bahkan pada bulan Desember yang belum kunjung usai. Namun mengapa? Mengapa seorang Ciera Pelita? "Mau permen?"
Detoksifikasi Dopamin dalam Lima Babak by kahawah
kahawah
  • WpView
    Reads 97,745
  • WpVote
    Votes 22,002
  • WpPart
    Parts 42
[novel] • telah tamat pada 10/01/21 Gelora menyadari bahwa ketika jatuh cinta, otaknya memproduksi dopamin dalam jumlah berlebih yang membuatnya ingin selalu bersama Awan-pria yang ia jatuh cinta padanya. Namun, jatuh cinta pada Awan adalah bencana. Maka sebab itu, Gelora berusaha untuk menghentikan perasaanya dengan cara detoksifikasi dopamin. sumber ilustrasi: pinterest copyright © 2020 by kahawah
Planet Luna by antariksach
antariksach
  • WpView
    Reads 983,201
  • WpVote
    Votes 93,760
  • WpPart
    Parts 37
Nawang itu paduan sempurna atas apa yang tidak Luna miliki. Tidak hanya pintar dan baik hati, tetapi juga berprestasi dan punya banyak teman. Sementara Luna tak pernah berhasil meskipun setengah mati ingin bisa bergaul dan punya sahabat. Dia justru dirundung dan dijauhi orang-orang yang dia kira akan menjadi temannya. Mendengarkan Nawang tertawa-tawa bersama teman-temannya di sebelah rumah hanya mengingatkan Luna pada kesendirian. Luna merasa planetnya akan selalu kosong dan hampa. Dia akan selalu tersisih dari pergaulan dan kesepian sampai tua. Sementara Luna ibarat enigma. Nawang hanya tahu kalau tetangganya itu tertutup dan pemalu. Gadis itu pernah mengalami perundungan cukup parah yang membuatnya pindah kota saat kecil. Nawang tidak sadar bahwa eksistensinya sebagai anak berprestasi dan punya banyak temanlah yang membuat Luna tak pernah mau didekati. Kendati begitu, Nawang tidak menyerah. Baginya, sosok penyendiri seperti Luna harus ditemani dan dimengerti, bukan dijauhi, apalagi dikerjai. Namun kenyataannya, mendekati Luna tak segampang yang pernah Nawang bayangkan. - ▪ Dimuat dalam reading list "Ini Jurnal Juni 2019 - Teenlit Indonesia" milik @teenlitindonesia ▪︎ Memenangkan penghargaan The Watty Award 2019 kategori Young Adult ▪ Cover by Aira Rumi ▪ Rating: 15+ ▪︎ ⚠️ Lengthy chapters, wordy paragraphs ▪ Trigger warning(s): SOCIAL ANXIETY, intense loneliness, inferiority, bullying Copyright © antariksach 2020
Auriga Arsa (Completed) by raemanuellaa
raemanuellaa
  • WpView
    Reads 1,103,120
  • WpVote
    Votes 197,115
  • WpPart
    Parts 47
[SUDAH BISA PRE-ORDER] Namanya Auriga Arsa. Aku tidak tahu apapun tentangnya selain bahwa ia suka kopi hitam. Aku bahkan tidak tahu wajahnya seperti apa. Pesanan kopi atas namanya selalu datang ke kafe tempatku bekerja, hari Rabu pukul 5 sore. Namun, ia tak pernah datang sendiri untuk mengambilnya. Itu sebabnya setiap kali aku berteriak, "Atas nama Auriga Arsa!" Aku tidak tahu Auriga suatu hari akan benar-benar datang dengan rentetan cerita yang tidak pernah aku tahu ada.