ziuzizan_88
Reinaldi, seorang remaja desa berusia delapan belas tahun, datang ke Jakarta dengan mimpi sederhana: bekerja, menabung, lalu kuliah. Tapi hidup di ibu kota tidak ramah pada orang polos. Saat ia diterima sebagai petugas kebersihan di sebuah gym mewah, ia tidak tahu bahwa pertemuannya dengan Andre-atlet binaraga dewasa-akan mengubah seluruh jalan hidupnya.
Andre menawarkan tempat tinggal, perhatian, dan kasih sayang yang selama ini Reinaldi rindukan. Namun perlahan, perhatian itu berubah menjadi kendali. Reinaldi diberi nama baru: Lina. Diajari berdandan, diberi hormon tanpa persetujuan, dan akhirnya dijadikan boneka hidup yang tampil cantik demi kepuasan lelaki. Saat cinta berubah menjadi jerat, Reinaldi pun hilang dalam tubuh yang bukan lagi miliknya.
Ketika semua yang membentuknya meninggalkan satu per satu-Andre, teman kos, bahkan keluarganya-Lina terjebak di antara dunia yang menolak dan dunia gelap yang menjadikannya komoditas. Ia menjual tubuh di aplikasi, dihina hukum, dipukul klien, dan diabaikan agama. Tidak ada tempat pulang, tidak ada ruang untuk sembuh. Ia tetap berdiri-sendiri, lelah, dan penuh luka yang tak sempat dijahit.
Ini bukan kisah tentang keberhasilan. Ini adalah kisah tentang seorang manusia yang pernah ingin dicintai, lalu dijadikan objek, lalu dilupakan. Lina: Tubuh yang Diperjualkan adalah potret paling sunyi dari kehidupan waria yang tak pernah benar-benar hidup-hanya dipakai, dan kemudian dibuang.