Winndira
"Angsaaa! Sini kamu! Mentang-mentang aku buta, kamu seenaknya pergi gitu aja. Awas kamu kalo ketemu! " teriaknya sambil menepuk-nepuk udara di sekitarnya
"Saya ada dibelakang, Isla"
---
Sejak kecelakaan pada usia sepuluh tahun, dunia Isla berubah menjadi gelap. Tidak ada lagi keindahan yang bisa ia lihat, hanya kegelapan yang menemani hari-harinya.
Semenjak itulah ia selalu bergantung dengan sosok Martawangsa Pranata. Seseorang yang diperintahkan ayahnya sebagai mata untuk Isla menghadapi dunia yang hanya bisa ia raba.
Perbedaan umur sepuluh tahun, tidak membuat Isla merasa segan terhadap Wangsa. Justru, ia kerap memperlakukannya seperti sedang menguji batas kesabaran. Tapi sayangnya Wangsa bukanlah seseorang yang bisa dipermainkan.
⚠️ Cerita ini murni hasil karangan aku
Read with kindness, and don't forget to leave your thoughts below.