_linmei09
Desa Wanasetra bukanlah tempat yg ramah bagi orng asing. Tersembunyi di balik rimbunnya hutan jati pedalaman Jawa, desa ini hidup dalam cengkeraman adat kuno, pantangan tak tertulis, dan aroma kemenyan yang pekat setiap kali surya tenggelam. Di tempat ini, waktu seolah berhenti, dan malam bukan milik manusia.
Yudhakara Prakoso datang ke Wanasetra dengan satu tujuan: mencari tahu mengapa kakaknya, yang beberapa tahun lalu pergi ke desa ini untuk penelitian budaya, hilang tanpa jejak. Namun, alih-alih jawaban, Yudha justru terjebak dalam labirin mistis. Ia mendapati warga desa yang mengunci pintu rapat-rapat sebelum azan Magrib berkumandang, sesajen segar berdarah di setiap sudut jalan, dan alunan gamelan mistis yang bersumber dari jantung hutan setiap tengah malam.
Di tengah ketakutan dan kebingungannya, Yudha bertemu dengan Raden Cakrawira Kusumadiningrat-pewaris tunggal trah bangsawan tertinggi di Wanasetra. Pria yang akrab dipanggil Mas Cakra itu adalah sosok yang dingin, berwibawa, dan diselimuti aura gelap yang membuat seluruh warga desa bersujud segan. Cakra adalah penjaga rahasia Wanasetra, termasuk ritual kuno keluarganya yang mengikat desa itu dalam kutukan abadi.
Pertemuan mereka memicu ketegangan intens. Mas Cakra selalu memperingatkan Yudha untuk pulang, namun di balik titah dinginnya, netra kelam pria itu menyimpan proteksi yang posesif. Ketika bahaya mistis mulai mengincar nyawa Yudha sebagai tumbal berikutnya, Mas Cakra berdiri di garis depan, melindunginya dalam diam. Di antara kabut misteri, ritual berdarah, dan kutukan leluhur, benih cinta yang kelam dan mendalam mulai tumbuh-sebuah romansa slowburn yg terikat antara hidup, mati, dan rahasia turun-temurun.
He Changxi as Raden Cakrawira K.
He Yanzhao as Yudhakara Prakoso