ᯓᡣ𐭩ִ ࣪my favִ ׄ𐔌՞ >ᴗ<՞𐦯
6 stories
Room 1201 by zingzongzeng
zingzongzeng
  • WpView
    Reads 1,720,340
  • WpVote
    Votes 24,724
  • WpPart
    Parts 41
Do you really think you can handle a monster like me? Do you honestly think your pathetic rules apply to a King? Are you brave enough to say no to my face? *** Alastair Kahn Mochtar merupakan seorang maestro arsitektur. Namanya identik dengan kemewahan yang tak tersentuh. Kesombongannya dibangun setinggi reputasinya. Ketika dia memimpin suatu proyek, dia adalah raja yang tidak akan menoleransi ketidaksempurnaan dan memandang rendah siapa pun di bawah levelnya. Sayangnya, takdir memiliki segala cara untuk meruntuhkan takhta. Sebuah kecelakaan kecil di lokasi proyek rumah sakit yang sedang berjalan melucuti semua kendali dari tangan Alastair, menjebaknya sebagai pasien di rumah sakit yang sama. Alastair menjadi satu-satunya pasien dari neraka karena amarahnya membuat semua perawat menyerah. Terlebih, mimpi buruk yang sesungguhnya baru saja dimulai saat Alastair menyadari siapa perawat yang ditugaskan khusus untuk menaklukkannya, Jean Amara.
Alcohol, Cigarettes, You ✔ by seoseulseoul
seoseulseoul
  • WpView
    Reads 1,427,485
  • WpVote
    Votes 117,106
  • WpPart
    Parts 58
[SUDAH TERBIT - link shopee on bio] Ada tiga hal yang bisa membuat kewarasan Sagara terjaga yaitu alkohol, rokok, dan Xena.
14 by genitest
genitest
  • WpView
    Reads 1,074,704
  • WpVote
    Votes 110,517
  • WpPart
    Parts 31
Semoga romcom
RatriKala ✓ by VstarStar6
VstarStar6
  • WpView
    Reads 608,875
  • WpVote
    Votes 49,626
  • WpPart
    Parts 65
DILARANG MEMBAGIKAN CERITA SAYA KE BASE TWITTER (Lengkap) Menurut Raja, membawa atau membeli sebuah lukisan dari pameran yang ia kunjungi, setiap singgah di suatu kota, bukanlah sesuatu yang aneh atau pun salah. Dia telah melakukan itu ribuan kali, membeli satu atau dua lukisan di setiap perjalanan. Tapi, perasaan aneh itu muncul ketika dia membeli sebuah lukisan dari suatu pameran di Yogyakarta. Dan sialnya bukan hanya sekadar perasaannya saja yang berubah aneh, karena setelahnya, hidupnya pun mendadak ikut berubah aneh hanya karena lukisan tersebut.
Do you remember your first cup of coffee? by Calamummeum
Calamummeum
  • WpView
    Reads 1,824,462
  • WpVote
    Votes 168,713
  • WpPart
    Parts 57
[SELESAI] "Lo ngomong langsung ke dia?" Medhya mengangguk mantap. "Bilang kalau lo suka sama dia?" Ia mengangguk lagi. "Yang lo maksud itu, Ginan Satyatama yang ada dipikiran gue, kan?" Medhya menyerngit. "Memang, ada berapa Ginan Satyatama di kantor kamu?" Gadis itu balik bertanya. "Ya ... satu, sih." Sang teman garuk-garuk kepala. "Maksud gue. Elo ini ..." ia mengangkat telunjuk kearah pelipis, memutar-mutarnya dengan perlahan. "... sinting?" Medhya menggeleng santai. "Aku waras. Seenggaknya, sampai detik ini, masih." Sang teman menghela napas panjang. "Pantesan tiap papasan, dia selalu ngelihat gue kayak ngelihat tai kucing. Ternyata ini semua gara-gara elo." Medhya nyengir. "Terus gimana lagi sekarang?" Adinda bertanya lagi. Ia mendekat pada Medhya yang kini bersandar di kursi ruang tengah kontrakan. "Nyerah?" Medhya langsung menoleh. "Mana mungkin," ujarnya pendek, senyum-senyum. "Dia nggak nolak aku. Kenapa aku harus menyerah?" Betul. Ginan Satyatama tak pernah menolaknya. Saat mendengar pengakuannya, lelaki itu hanya menatapnya datar, lalu mengatakan beberapa kalimat yang tidak mengandung sedikitpun penolakan. Itu artinya, kesempatan Medhya masih terbuka lebar. Masih banyak hari yang tersedia untuk menyatakan kembali perasaannya pada Ginan Satyatama. Jadi, bagaimana bisa Medhya menyerah kalau kisah mereka bahkan belum dimulai sama sekali?
Hello, Miawmi! by cappuc_cino
cappuc_cino
  • WpView
    Reads 5,675,608
  • WpVote
    Votes 522,996
  • WpPart
    Parts 58
#KKNSeries2 Ketika hubungan Yash dan Sabine berakhir, mereka berhasil menyelesaikan segalanya dengan rapi. Kecuali satu hal, tentang hak asuh Ivy, seekor kucing putih yang sepakat mereka adopsi. Setelah negosiasi panjang dengan ego yang sulit dikendali, lahirlah satu perjanjian yang terdengar aneh tapi disetujui : Ivy akan diasuh bersama, bergiliran seminggu sekali. Di tengah kesibukan menangani klien, sidang, dan urusan kantor hukum yang tidak ada henti, Sabine dan Yash harus rutin bertemu untuk bertukar makanan Ivy, lengkap dengan drama kecil, teguran pasif-agresif, dan tatapan lama saat keduanya saling bicara. Namun perlahan, keduanya mulai menyadari, yang belum selesai bukan hanya soal hak asuh Ivy, melainkan segala hal di antara keduanya yang tidak pernah lagi mereka akui. 28/06/25 s.d 16/11/25