introvertworld
- Reads 1,458
- Votes 203
- Parts 26
Empat mahasiswa dari latar belakang budaya yang bertolak belakang harus mempertahankan kewarasan mereka di semester enam ITB. Di tengah tekanan jabatan organisasi, deadline tugas, dan praktikum yang membakar waktu, mereka menyadari bahwa musuh terbesar bukan hanya indeks prestasi, melainkan keraguan atas masa depan dan rapuhnya persahabatan saat ambisi mulai berbenturan.
*****
Di kampus, siapa yang tidak kenal Raden Jendra? Sang Ketua BEM FTMD yang tatapannya setajam pisau bedah namun suaranya setenang air telaga. Atau Haikal, si jenius dari STEI yang jemarinya menari lincah di atas keyboard seolah sedang menyihir dunia digital. Belum lagi Nararya dan Reynan, dua pilar estetika dan logika yang membuat standar mahasiswa Ganesha terasa begitu tinggi.
Namun, saat pintu kostan di salah satu sudut Dago tertutup, semua gelar itu luruh.
Jendra hanyalah seorang anak Jogja yang rindu masakan ibunya di tengah sengitnya birokrasi kampus. Reynan adalah pemimpi dari Medan yang menyembunyikan rasa takut gagal di balik maket-maket Arsitekturnya yang megah. Haikal si penghibur yang sebenarnya paling kesepian, dan Nararya si anak Bandung yang merasa asing di rumah sendiri.
Semester enam bukan lagi soal siapa yang paling pintar di dalam kelas. Ini tentang bagaimana mereka tetap berdiri ketika dunia menuntut mereka menjadi sempurna, sementara di balik layar, mereka hanyalah pemuda dua puluh tahun yang butuh dikuatkan.