bakalangapapa
Emily, gadis dengan rambut keperakan, paras wajah lembut, tutur kata yang sopan, hati yang begitu baik, takdir berkehendak ia diangkat menjadi anak salah seorang Duke besar di kekaisaran. Mereka memang masih memiliki garis keturunan yang sama, namun semenjak kedua orang tua Emily meninggal dan ia dibawa ke panti asuhan, gadis cantik rapuh itu hampir lupa bagaimana rasanya sebuah kasih sayang selain rasa sakit akan arti kehilangan.. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Illiam.
Lord Illiam, anak kandung dari Duke Illiam yang mengangkatnya. Parasnya memang tidak jauh berbeda dengan Emily. Melihat keindahan dan kerapuhan Emily, dalam hati terdalamnya Illiam bersumpah akan terus melindungi adiknya.
Kisah indah bak pelangi setelah badai tak berhenti disitu sebab Duke muda bernama Roan digosipkan bertunangan dengannya, tapi itu bukan gosip, keduanya memang sudah bertunangan meski belum resmi, rasa keduanya tumbuh lebih cepat dari dugaan tepat setelah keduanya saling memandang, ah, indah.
Sayangnya.. kisah itu tak sesempurna kelihatannya. Setelah Tuan penulis skrip menjatuhkan hukuman kepada pemain karena mengkritik game buatannya ini, sekarang pemain itu dijebak masuk menjadi karakter NPC di dalamnya dan hanya muncul sekali dalam skrip game aslinya.
Selain karena NPC itu bermulut ringan ia juga tidak bisa menikmati hidup diatas keindahan dunia game yang Tuan buat! Entah manusia satu itu terbuat dari tanah apa.
Sampai sekarang aku, sebagai sistem yang bertanggung jawab atas kehidupan NPC ini masih tak mengerti mengapa Tuan memberikan kekhususan kepada pengguna dengan mulut ringan ini, untung saja dia tidak diberi peran sebagai tokoh utama, bisa-bisa mati semua tokohnya.
"Kau pikir aku ingin hidup disini selama-lamanya!? Bagaimana cara Tuanmu berpikir!?" Teriak pengguna yang kini menempati karakter NPC