Nhisaa2424
Pernikahan Annisa dan Rifky baru seumur jagung, dibangun dari perjuangan panjang sejak bangku SMA, LDR, hingga akhirnya bersatu dalam ikatan suci. Mereka percaya cinta, kerja keras, dan kejujuran sudah cukup untuk menjaga rumah tangga mereka tetap utuh.
Namun takdir punya rencana lain.
Saat Annisa diterima bekerja di sebuah firma konsultasi psikologi ternama, masa lalu yang seharusnya telah usai justru kembali menuntut haknya. Arez cinta pertama Annisa di masa SMP hadir kembali sebagai atasan, membawa kenangan lama yang belum sepenuhnya sembuh. Berbalut ketenangan religius dan kata-kata yang menenangkan jiwa, Arez perlahan menyusup ke celah emosional Annisa, sementara Rifky sibuk membangun karier dan mempertahankan harga dirinya sebagai suami.
Cinta, nostalgia, dan manipulasi bercampur menjadi badai yang menguji kesetiaan. Apakah kenangan lama lebih berharga daripada kenyataan yang telah dibangun bersama? Apakah cinta sejati selalu datang dengan ketenangan, atau justru keberanian untuk bertahan?
Ketika kecemburuan berubah menjadi konflik, kepercayaan mulai retak, dan obsesi menjelma menjadi ancaman nyata, Rifky dipaksa menghadapi pilihan terberat dalam hidupnya: menyerah atau berjuang habis-habisan demi wanita yang ia cintai.
Dari rumah tangga yang hampir runtuh, ke penculikan yang mengguncang kewarasan, hingga sebuah keajaiban tak terduga yang lahir di tengah badai-kisah ini bukan hanya tentang cinta segitiga, tetapi tentang batas antara cinta dan obsesi, iman dan ego, serta masa lalu dan masa depan.
Di balik luka, ada penyembuhan. Di balik kehilangan, ada kehidupan baru. Dan di balik badai terhebat, ada cinta yang justru tumbuh semakin kokoh.
Sebuah kisah tentang pernikahan, kesetiaan, trauma, dan keluarga-yang membuktikan bahwa cinta sejati bukan tentang siapa yang datang lebih dulu, tetapi siapa yang memilih bertahan hingga akhir.