K_ambara17
- Leituras 1,310
- Votos 148
- Capítulos 13
Eddie Ate Dynamite Good Bye Eddie, itulah mnemonic device yang akan selalu mengingatkan Diaz Ardiyanto Gunawan (Diaz) pada seorang Riza--kakak kandungnya yang entah berada di mana. Sedari kecil, yang Diaz ingat, Riza adalah mataharinya, panutannya dalam bermain musik, terutama gitar aliran blues. Diaz yang selama beberapa tahun ini merasa terpenjara dalam pakem musik klasik yang ditekankan kedua orang tuanya, diam-diam selalu punya tempat khusus untuk blues tanpa diketahui siapapun, bahkan sahabatnya sendiri--Melodia Lydian Rahardjo (Lydian).
Setelah sekian lama bermain gitar klasik berdasar kemauan orang tuanya, Diaz hanya menganggapnya sebagai seni yang terlampau tertata, bukan sesuatu yang ia rasa akan membebaskannya. Sementara, gitar blues adalah bahasa rahasia Diaz untuk sebuah ekspresi penuh kejujuran. Sampai suatu ketika, seorang Madaputra Segara Biru (Biru), hadir di antara dirinya dan Lydian. Ya, Biru dengan blue note-nya, yang sulit dipahami oleh teman-teman sepantarannya. Biru dengan gitar Blues-nya yang penuh improvisasi dan terasa bebas. Yang sekali lagi, mengingatkan Diaz akan Riza dan pilihan-pilihan penuh kejujuran yang ingin ia buat di batas waktu yang tak pasti.