pshaconne
- Reads 19,091
- Votes 1,443
- Parts 20
[hoonseung ; sunghoon × heeseung]
Bagaikan tagihan yang datangnya begitu mendesak, Heeseung bahkan sampai tidak mampu berdalih sama sekali. Dikala tanda perpisahan atas hubungan keduanya yang sebetulnya tengah 'baik-baik saja' malah Sunghoon tinggalkan di atas nakas, terbalut indah dalam rengkuhan mesrah amplop putih, yang juga direngkuh posesif oleh pita merah muda, serta dihiasi sepasang nama sang calon pengantin, yakni nama Sunghoon dan calon pendampingnya yang ternyata luput dari janjinya, sebab bukan nama Heeseung yang tercetak disana.
Waktu kian berlalu, keduanya sama-sama telah berpasrah atas kisah cinta mereka yang terlalu fiksi untuk kembali menjadi satu prosa, yang mana hanya nama keduanya lah yang menjadi sepasang pemeran utamanya dalam alkisah. Bahkan, keduanya pun masih terus bertahan di dunia ini dengan dalih 'melanjutkan hidup' semata.
Namun, bagaimana jika pada akhirnya semesta mulai merasa kalah akan kekuatan cinta mereka yang tidak pernah lekang oleh waktu. Bahkan ikatan pernikahan masing-masing pula? Lantas dengan lapang dada mulai hadiahkan keduanya kejutan dalam cerita.