intanxiao
- Reads 7,434
- Votes 1,112
- Parts 15
Kegembiraan Sean memuncak saat mereka tiba di kawasan belakang Osaka yang dipenuhi dinding-dinding penuh grafiti artistik dan lampion tua yang bergoyang ditiup angin. Dengan kamera analog kesayangannya, Sean terus membidik objek dengan antusias mulai dari bayangan kucing di atas atap hingga pantulan lampu neon di genangan air. Ia berputar ke sana kemari, berpindah dari satu sudut ke sudut lain dengan langkah riang, mencari komposisi yang menurutnya paling estetik untuk diabadikan.
Tanpa ia sadari, bidikannya tertuju pada sebuah gerbang kayu hitam yang tampak sangat kontras dengan bangunan modern di sekitarnya. Di atas gerbang itu, terukir sebuah simbol lingkaran emas dengan pola rumit yang melambangkan klan Yakuza paling disegani di wilayah tersebut. Klik.Suara kamera Sean terdengar nyaring di gang yang mendadak sepi itu. Ia tersenyum puas melihat hasil fotonya.
Suasana ceria itu seketika pecah saat dua pria berjas hitam rapi dengan tatapan mata sedingin es muncul dari balik kegelapan. Mereka tidak berteriak, namun kehadiran mereka memberikan tekanan yang membuat udara di sekitar Sean terasa membeku. Teman-teman Sean yang tadinya sibuk bercanda langsung terdiam, menyadari ada sesuatu yang salah dari cara orang-orang itu menatap kamera di tangan Sean. Senyum manis di wajah Sean perlahan memudar, berganti dengan debaran jantung yang berpacu kencang saat salah satu dari pria itu melangkah maju dan mengulurkan tangan, memberi isyarat tanpa suara agar Sean menyerahkan kameranya.
BXB AREA
HOMOPHOBIA: JAUH² DARI AKUN KU
JANGAN SALPAK, NANTI KUKAPAK 🪓🪓
YIZHAN AREA NO CP LAIN HANYA YIZHAN