💟
5 cerita
Semaoen - Hikayat Kadiroen (1920) oleh GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    Bacaan 128,350
  • WpVote
    Undian 6,174
  • WpPart
    Bahagian 8
Jalan hidup Kadiroen, pejabat lokal di pemerintahan Hindia Belanda, berubah setelah dia mendengar pidato Tjitro, seorang tokoh Partai Komunis. Tjitro bicara tentang kapitalisme, perlunya berserikat, serta komunisme. Idealisme Kadiroen sejalan dengan konsep Partai Komunis. Dia pun bersimpati dan mendukung partai itu secara diam-diam. Dia melepas kariernya di pemerintahan kolonial dan menjadi penulis pada Sinar Ra'jat, harian Partai Komunis, bahkan pernah terkena pasal delik pers (persdelict). Novel yang ditulis Semaoen ketika dirinya di penjara pada 1919 ini menunjukkan sosok Kadiroen sebagai borjuis yang menjadi pahlawan karena berupaya memakmurkan kaum tertindas. Selain itu novel ini juga menyelipkan cerita cinta Kadiroen dan Ardinah, istri seorang lurah yang terkena kawin paksa. Romansa mereka menjadi penutup seluruh kisah. --------------------- Sebuah novel klasik pra-Indonesia yang kira-kira ditulis sebelum era Balai Pustaka. Diambil dari Marxist.org, diunggah kesini untuk tujuan pendidikan.
(1926) Aksi Massa - Tan Malaka oleh GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    Bacaan 34,499
  • WpVote
    Undian 635
  • WpPart
    Bahagian 14
Bangsa Indonesia yang sejati dari dulu sampai sekarang masih tetap menjadi budak belian yang penurut, bulan-bulanan dari perampok-perampok bangsa asing. Bangsa Indonesia yang sejati belum mempunyai riwayat sendiri selain perbudakan. Hanya aksi massa yang bisa membebaskannya... Ditulis oleh Tan Malaka pada tahun 1926 di Singapura. Sumber: Diambil dari buku "Aksi Massa" terbitan Teplok Press, 2000. Diambil dari Marxist.org Diunggah kesini untuk tujuan pendidikan.
Madilog - Tan Malaka (1943) oleh GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    Bacaan 86,521
  • WpVote
    Undian 1,598
  • WpPart
    Bahagian 12
Ditulis di Rajawati dekat pabrik sepatu Kalibata, Cililitan, Jakarta. Di sini saya berdiam dari 15 Juli 1942 sampai pertengahan tahun 1943. Mempelajari keadaan kota dan kampung Indonesia yang lebih dari 20 tahun ditinggalkan. Pengantar Penulis pada halaman awal Madilog.
(1925) Tan Malaka - Naar de Republiek Indonesia (Menuju Republik Indonesia) oleh GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    Bacaan 19,800
  • WpVote
    Undian 394
  • WpPart
    Bahagian 6
Salah satu karya penting seorang Tan Malaka selain Madilog. Karya inilah yang membuat Tan Malaka disebut-sebut sebagai konseptor pertama negara Republik Indonesia, dimana tahun ketika karya ini keluar (1925) belum terjadi peristiwa Sumpah Pemuda (1928).
+6 lanjut
Bumi Asing oleh KalaSanggurdi
KalaSanggurdi
  • WpView
    Bacaan 190,268
  • WpVote
    Undian 6,297
  • WpPart
    Bahagian 6
(((TERSEDIA VERSI BARU DI GRAMEDIA MULAI TANGGAL 29 APRIL 2019))) Boris yang terdampar di pulau antah berantah berhasil keluar dan kembali lagi ke peradaban, hanya untuk menemukan bahwa peradaban yang ia dambakan telah lama mati.