Cerita silat
11 stories
ISTANA PULAU ES (seri Ke 5 Bu Kek Siansu) by MahaSilat
MahaSilat
  • WpView
    Reads 86,631
  • WpVote
    Votes 829
  • WpPart
    Parts 39
Istana Pulau Es merupakan seri kelima dari Bu Kek Siansu, dan bercerita mengenai cinta segitiga antara Khu Siauw Bwee, Maya dan Kam Han Ki. Mereka bertarung hingga dua-duanya lompat ke laut yang sedang dilanda badai, meninggalkan Kam Han Ki sendirian di Pulau Es.
MUTIARA HITAM (Seri Ke 4 Bu Kek Siansu) by MahaSilat
MahaSilat
  • WpView
    Reads 76,230
  • WpVote
    Votes 744
  • WpPart
    Parts 31
Mutiara Hitam adalah episode ke 4 dari serial Bu Kek Sian Su karya Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo. Cerita ini adalah lanjutan dari episode Cinta Bernoda Darah. Tokoh sentral dalam episode ini adalah Kwi Lan (Mutiara Hitam) yang merupakan putri dari Pendekar Suling Emas (Kam Bu Song) dan Ratu Khitan (Yalina).
SULING EMAS (seri Ke 2 Bu Kek Siansu) by MahaSilat
MahaSilat
  • WpView
    Reads 116,642
  • WpVote
    Votes 1,058
  • WpPart
    Parts 36
Suling Emas adalah episode kedua dari serial Bu Kek Sian Su yang ditulis oleh Kho Ping Hoo. Cerita ini menyambung langsung kisah sebelumnya yang merupakan pembuka kisah ini. Cerita dalam episode ini nantinya akan dilanjutkan dalam episode berikutnya berjudul Cinta Bernoda Darah. Dalam episode ini, keluarga Kam (keluarga Suling Emas) akan memulai kiprahnya sebagai protagonis utama. Suling emas sendiri merupakan senjata sakti yang pertama kali dimunculkan dalam serial ini. Terbuat dari emas murni dan dibuat dengan menggunakan teknik khusus sehingga mampu menandingi senjata tajam sekalipun. Fungsinya semakin komplet setelah Bu Kek Sian Su menciptakan ilmu-ilmu yang khusus dipadukan dengan suling sehingga senjata ini bahkan lebih menakutkan daripada senjata yang mengandalkan ketajaman. Episode Suling Emas mengisahkan tentang murid dari Bu Kek Sian Su (manusia setengah dewa) yang dijuluki Kim-mo Eng (Setan Berhati Emas). Julukan ini memang sesuai dengan watak Kim Mo Eng yang memiliki nama asli Kwee Seng. Dia memiliki gerakan silat seperti setan dan memiliki hati seperti emas karena suka menolong yang lemah. Ilmu silat yang dia pelajari dan telah disempurnakan oleh Bu Kek Sian Su adalah ilmu silat dengan menggunakan senjata dari suling dan kipas. Kim-mo Eng jatuh cinta pada seorang gadis yang bernama Liu Lu Sian, tetapi cintanya ini bertepuk sebelah tangan sehingga membuat dirinya kecewa. Kim-mo Eng memiliki seorang murid yang bernama Kam Bu Song, yang merupakan anak dari Liu Lu Sian. Kam Bu Song inilah yang akhirnya memiliki julukan Suling Emas. Dia memiliki seluruh ilmu Kim-mo Eng, dan mendapatkan beberapa petunjuk ilmu silat dari Bu Kek Sian Su. Episode ini juga menceritakan sepak terjang Kim-mo Eng dan muridnya Suling Emas dalam memberantas kejahatan.
Badik Buntung - Chin Tung by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 275,899
  • WpVote
    Votes 5,347
  • WpPart
    Parts 108
Awalnya hendak meminta Badik Buntung, senjata peninggalan dari orang tuanya yang telah meninggal kepada seorang teman ayahnya membuat Hun Thian Hi menjadi musuh Rimba Persilatan. Tanpa sengaja menerima sebuah ilmu sesat dari seorang tokoh Iblis membuatnya menjadi target dari tokoh persilatan yang mendendam kepada pemberi ilmu itu. Perseteruannya dengan seorang tokoh sakti yang selalu mengendarai burung dewata membuat Hun Thian Hi harus melarikan diri dan bersembunyi untuk melatih ilmu pedang yang sakti. Atas anjuran seorang tokoh sakti Hun Thian Hi akhirnya menyembunyikan dirinya di Thian Bi Kok sebuah negara asing yang terpencil dari tanah Tionggoan, bekerja sebagai Guru Mengajar dari anak seorang Jendral sampai akhirnya menjadi Komandan Penjaga Istana (Gim Li Kun). Perjalanan asmaranya yang melibatkan banyak gadis cantik sampai putri kerajaan pun pernah dialaminya.... Akhirnya penyamarannya terbuka membuat Hun Thian Hi harus meningalkan Kerajaan tersebut dan kembali mengelana ke dataran Tionggoan, membalas dendam kematian orang tuanya dan membuka misteri dari Badik Buntung tersebut.
Rahasia Kunci Wasiat (Wo Lung Shen) by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 67,752
  • WpVote
    Votes 732
  • WpPart
    Parts 10
Seorang nyonya muda yang dalam keadaan kritis di temukan oleh sepasang suami istri di sebuah perahu di danau Tiang Pek Auw di pinggiran dusun Tan Kwee Cung. Nyonya muda tersebut dibawa kerumah oleh sepasang suami istri tersebut yang ternyata adalah bekas Pejabat Tinggi Kerajaan yang mengasingkan diri. Demi membalas jasa atas pertolongan yang diberikan nyonya muda itu yang bernama Im Kauw menjadi pelayan di keluarga tersebut sekaligus mengajarkan sastra sekaligus dasar tenaga Sim Hoat (tenaga dalam) kepada anak mereka yang masih kecil. Siauw Ling adalah nama anak kecil itu yang kondisi tubuhnya yang sangat lemah bahkan ternyata menderita suatu penyakit aneh sehingga umurnya diperkirakan tidak akan mencapai umur 20 tahun. Sungguh tak pernah disangka kedatangan nyonya muda yang bernama Im Kauw di dalam keluarga tersebut ternyata akan mengubah seluruh kehidupan selanjutnya dari bocah cilik lemah dan berpenyakit aneh tersebut. Dunia persilatan geger dikarenakan anak kunci Istana Terlarang yang ternyata terakhir kali terdengar dipegang oleh Im Kauw, sang nyonya yang ditemukan hampir mati di telaga Tiang Pek Auw. Apakah yang terjadi dengan nasib Siauw Ling yang dikejar-kejar oleh banyak tokoh persilatan dikarenakan masalah Cing Kong Ci Yau (Anak Kunci Istana Terlarang) sampai-sampai beberapa tokoh-tokoh sakti dari golongan putih dan hitam yang sudah lama tidak kedengaran kabarnya bermunculan kembali?
Kasih di Antara Remaja by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 80,716
  • WpVote
    Votes 1,322
  • WpPart
    Parts 43
Pemuda ini tadi terpukul oleh Hoa Hoa Cinjin yang menggunakan pukulan Tong-sim-ciang yang mengandung lweekang tinggi. Kalau kakek itu mengerahkan seluruh tenaganya, tentu jantungnya sudah tergetar dan rusak mendatangkan maut. Akan tetapi Hoa Hoa Cinjin sengaja menahan tenaganya, memberi kesempatan kepada pemuda itu untuk hidup sepuluh hari lagi. Hanya Hoa Hoa Cinjin yang akan dapat mengobati pemuda ini, itupun akan memakan waktu lama sekali. Pukulan Tong-sim-ciang ini mengandung tenaga "Yang" yaitu tenaga yang amat panas sehingga orang yang terkena pukulan ini akan merasa dirinya terbakar hidup-hidup dan jantung akan menjadi rusak karena darah berjalan terlalu cepat akibat hawa panas yang merasuk ke dalam jalan darah. Akan tetapi, mengapa pemuda ini malah merasa dingin dan menggigil? Tentu saja kalau Hoa Hoa Cinjin masih berada di situ dan melihat keadaan Han Sin, tosu itu akan menjadi terheran-heran dan tidak mengerti. Memang keadaan Han Sin tidak sama dengan orang-orang biasa. Dia telah minum darah ular Pek-hiat-sin-coa dan di dalam jalan darah di tubuhnya sudah mengalir sebagian dari pada darah ular itu. Maka begitu ia terkena pukulan yang tak disangka-sangkanya itu, racun pukulan yang bertemu dengan racun Pek-hiat-sin-coa, bertanding di dalam jalan darahnya dan racun Tong-sim-ciang itu segera berubah sifatnya, sebaliknya malah mendatangkan hawa dingin karena berubah menjadi hawa "Im" yang amat dingin. Akan tetapi hal ini tidak membahayakan Han Sin, malah melenyapkan bahaya yang mengancamnya, jantungnya tidak terganggu dan ia hanya menderita perasaan dingin yang luar biasa saja di dalam perut dan dadanya. Li Hoa yang tidak tahu akan keadaan sebenarnya dalam tubuh Han Sin, melihat pemuda itu menggigil dengan muka pucat, makin gelisah sampai-sampai ia tidak merasa betapa dua butir air mata membasahi di pipinya!
Terbang Harum Pedang Hujan (Piao Xiang Jian Yu) - Gu Long by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 171,510
  • WpVote
    Votes 3,791
  • WpPart
    Parts 121
Di dalam cerita THPH, ada tiga orang jago pedang yang mewarisi ilmu dari Chang Man-tian - salah satu tokoh dalam Pedang Sakti Langit Hijau, karya pertama Gu Long. Tapi isi kedua cinkeng itu tidak berkaitan satu sama lain, kecuali soal warisan ilmu tadi. Ada juga tokoh 13 orang kongcu berjuluk Shi-san-tai-bao (cap sha thai po). Ending cerita THPH tuntas, tidak menggantung, tidak terlalu kedodoran juga. Sangat disarankan untuk dibaca. Di pagi hari di musim dingin, seorang pemuda berperawakan tinggi besar, tampan serta gagah membuka pintu penginapan satu-satunya yang ada di desa terpencil itu. Dia mengeluarkan seekor kuda ternama berwarna merah kecoklatan, yang dianggapnya sebagai barang yang lebih penting dibandingkan nyawanya. Sudut mulutnya tampak terangkat hingga membentuk senyum. Setelah dia naik ke atas kuda, segera kuda itu melaju. Di pelana kuda tergantung dua benda berat, benda itu terbungkus dengan rapi. Tapi pada saat kuda mulai berlari, kedua benda itu beradu sehingga menimbulkan suara, ternyata kedua benda itu terbuat dari besi, karena kuda berlari maka kedua benda itu pun bersenggolan dan mengeluarkan bunyi. Dia adalah Tie-ji-wenhou (Golok bergigi), Lu Nan-ren. Dalam waktu singkat dia telah menjadi sangat terkenal, semua itu bukan tanpa alasan. Pertama, karena dia mempunyai seekor kuda yang jarang ada di dunia ini, selain kudanya dia juga mempunyai keahlian yang tinggi. Alasan lain adalah karena ketampanannya, karena ketampanannya pula dia mendapatkan cinta si cantik dari dunia persilatan, Xiao-hun-fu-ren Xue Ruo-bi. Cerita ini konon ada adaptasi layar lebarnya, dengan judul mandarin yang sama, dengan English title "The Lost Swordship", tahun 1978, produksi Taiwan.
Kembalinya Ilmu Ulat Sutra (Huang Ying) by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 36,377
  • WpVote
    Votes 652
  • WpPart
    Parts 15
Catatan Penulis (Huang Ying) Beberapa tahun yang lalu aku pernah menulis sebuah buku berjudul 'Tian-can Pian' (Pendekar Ulat Sutra) sebenarnya strukturnya sangat padat. Tapi ketika ingin menyusun kembali menjadi sebuah film, setelah mengurangi dan menambahkan masukan dari beberapa orang maka penyusunannya menjadi kurang bersemangat. Sebab kadang-kadang aku masih terasa ketinggalan jaman, kadang-kadang juga karena ada alasan lain, maka aku mengubah dan mengubah lagi, terkadang dengan cerita awalnya menjadi lain. Sebenarnya Tian-can-sin-kang (Ilmu lwee-kang Ulat Sutra) ini ilmu silat apa? Dan dari perkumpulan mana ilmu ini datangnya? Aku punya pikiran aneh, maka aku merangkainya menjadi sebuah cerita dan kuberi nama 'Pian-si-liong' (Naga Berubah Warna), tapi karena ada bermacam-macam alasan di antaranya ada perasaan kecewa dengan sifat manusia, maka aku lama tidak meneruskan penulisannya. Suatu kali secara tidak sengaja aku menyampaikan keinginanku kepada pemimpin sebuah perusahaan film, bahwa aku bermaksud menyusun cerita ini menjadi sebuah film, nyata hal ini membuat semangat menulisku jadi berkobar kembali. Setelah beberapa kali mengoreksi jadilah serangkaian cerita padat. Mungkin ini bukan cerita yang sangat bagus, tapi aku percaya masih berharga untuk dibaca, sebab ini adalah karya dari seorang penulis buku silat yang telah menulis selama 10 tahun lebih. Aku yakin aku tepat memilih topik kali ini. Sebuah cerita silat yang belum pernah dibaca oleh pembaca. Tokoh yang sangat dikenal pembaca hanya satu... Wan Fei Yang.
Amanat Marga (Hu Hua Ling) - Gu Long by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 47,824
  • WpVote
    Votes 907
  • WpPart
    Parts 28
Put Si Sin Liong ( Si Naga Sakti Tak Termatikan), Liong Po Si yang merupakan pendekar paling sakti rimba persilatan kala itu, sebelum menghilang secara misterius, menitipkan sebuah peti mati yang sudah belasan tahun berasa di sisinya kepada Lamkiong Peng muridnya yang kelima. Walaupun merasa aneh Lamkiong Peng menerima amanat terakhir gurunya untuk menjaga peti mati itu dengan taruhan nyawanya. Karena suatu peristiwa tiba-tiba peti mati itu terbuka, ternyata dalam peti tersebut berisi seorang wanita yang sangat cantik bak bidadari yang pada belasan tahun terkenal dengan nama Leng-hiat Huicu (Puteri Berdarah Dingin) yang konon merupakan seorang iblis wanita yang dicari-cari oleh para pendekar untuk dibunuh. Walaupun Lamkiong Peng sudah mengetahui bahwa dengan melindungi isi dari peti itu yaitu wanita cantik tersebut, ia harus menjadi musuh para pendekar aliran lurus, karena ketaatannya terhadap perintah suhunya membuatnya harus menerima resiko tersebut. Dalam kehidupan asmaranya ia harus diperhadapkan dengan dua orang gadis yaitu Leng Hiat Hui Cu dan Yap Man Jing murid dari musuh besar gurunya, di samping perjalanannya mencari pulau Cu Sin (Pulau Para Dewa) yang konon merupakan tempat suci dunia persilatan selain Siauw Lim Pay.
Pendekar Riang (Huan Le Ying Xiong) - Gu Long by JadeLiong
JadeLiong
  • WpView
    Reads 27,543
  • WpVote
    Votes 344
  • WpPart
    Parts 10
Salah satu karya terbaik Master Gu long. Sinopsis: Kwik Taylok, seorang bercita-cita menjadi pendekar besar. Karena baru berkelana dalam dunia persilatan, pengetahuannya akan seluk-beluk dunia persilatan sangat srdikit. Ia agak lugu dan kadang sedikit tolol, tapi cepat mempelajari segala sesuatu sehingga sering merasa sok pintar. Pertemuan tak sengaja dengan Ong Tiong, Yan Jit, Lim Taypeng menjadikan mereka bersama berbagi suka dan duka. Walau hidup miskin hingga kelaparan, tapi tetap bahagia karena memiliki sahabat. Dan juga karena Kwik Taylok selalu menghangatkan suasana. Meski demikian pantang bagi mereka untuk menanyakan persoalan pribadi dan masa lalu masing-masing. Namun seiring berjalannya waktu, rahasia masa lalu keempatnya terungkap satu persatu hingga mempengaruhi jalinan persahabatan dan merubah hidup mereka selanjutnya. Khu Lung memang selalu mengambarkan persahabatan dengan indah, lebih indah dari kisah cinta. Tapi cersil ini cukup romantis dalam menggambarkan jatuh bangun pencarian cinta dari empat tokoh utama.