Lyan_016
- Reads 73,318
- Votes 5,789
- Parts 44
"Pernikahan ini bukan anugrah, tapi sebuah transaksi."
Mahawira Raka Suradipa Atmaja adalah hukum yang tidak tertulis. Darah biru keraton yang mengalir di tubuhnya sama dinginnya dengan pistol di balik setelan jas mahalnya sebagai agen BIN. Dia tidak mengenal kompromi, apalagi cinta. Baginya, pernikahan adalah strategi; sebuah transaksi untuk menjerat mangsa.
Nayara Nindya adalah mangsa itu.
Gadis berusia 20 tahun yang malang. Di saat dunia ayahnya runtuh, Mahawira datang bukan untuk memberi uluran tangan, melainkan rantai emas. Nayara tidak punya pilihan. Dia harus menyerahkan raganya pada pria asing yang memiliki tatapan sepekat maut.
Satu rumah. Satu ranjang. Tanpa perasaan.
Mahawira pikir dia telah menaklukkan seekor angsa kecil yang gemetar. Dia tidak tahu bahwa di balik tatapan polos itu, Nayara sedang menghitung setiap detak jantungnya.
Di balik pintu kamar yang terkunci, saat kewarasan mulai menipis dan sentuhan Mahawira mulai membakar, sebuah rahasia besar mengintai:
Siapa yang sebenarnya sedang memangsa? Dan siapa yang sebenarnya sedang dimangsa?