anagatasunshine
- Reads 4,151
- Votes 961
- Parts 9
Selama lima tahun, Alea percaya ia adalah wanita paling beruntung di dunia. Ia memiliki suami yang selalu pulang ke rumah, tak pernah lupa mengabari, dan mencintai putri mereka sepenuh hati. Di mata keluarga, teman, bahkan rekan kerja, rumah tangga Alea dan Reynard adalah gambaran pernikahan yang nyaris sempurna.
Tidak pernah ada pertengkaran besar. Tidak pernah ada suara yang meninggi. Yang ada hanya makan malam bersama, akhir pekan bertiga, dan janji bahwa mereka akan menua di rumah yang sama.
Sampai semuanya runtuh.
Tanpa sepengetahuan Alea, selama dua bulan terakhir Reynard menjalani hubungan terlarang dengan wanita lain. Bukan karena ia berhenti mencintai istrinya, melainkan karena satu kesalahan yang terus ia ulang hingga berubah menjadi pengkhianatan yang tak lagi bisa ditarik kembali.
Rahasia itu terbongkar tepat saat putri mereka berusia empat tahun. Di hari yang seharusnya dipenuhi tawa dan kebahagiaan, Alea justru menemukan kenyataan paling menyakitkan dalam hidupnya.
Ia tidak menangis di hadapan Reynard. Ia juga tidak memohon penjelasan. Dan ia juga tidak memberi kesempatan kedua.
Setelah mengetahui penghianatan Reynard, Alea membawa putri mereka pergi-meninggalkan rumah yang selama ini ia sebut sebagai rumah tangga bahagia.
Baru setelah kehilangan segalanya, Reynard menyadari bahwa penyesalan datang terlalu terlambat.
Meminta maaf adalah bagian yang paling mudah. Namun, untuk mendapatkan kembali kepercayaan seorang wanita yang telah dikhianati adalah hal yang nyaris mustahil.
Karena bagi Alea, luka bisa sembuh. Tetapi kepercayaan yang telah mati... belum tentu dapat hidup kembali.