Authrsa_knisaa
- LECTURAS 1,694
- Votos 1,064
- Partes 11
Mencintai tidak harus memiliki, cukup abadikan. Karena terkadang, kita nggak ditakdirkan memiliki seseorang, tapi ditakdirkan untuk menceritakannya.
Kanaya Shavarta Ayundha, seorang siswi biasa yang diam-diam mengagumi Revin Putra Pradibta-sosok laki-laki yang hangat namun tak pernah benar-benar bisa digapai. Rasa sukanya ia simpan rapat-rapat, hanya berani mengekspresikannya lewat obrolan singkat di WhatsApp. Tanpa keberanian lebih, hubungan mereka tak pernah berkembang. Chat pun akhirnya berhenti, dan Revin awalnya belum mengetahui siapa sosok Naya yang ngechat sebenarnya? Akankah terungkap? Atau justru dipendam?
Namun bagi Kanaya, perasaan itu tak semudah itu padam. Ia mencoba 'uncrush', melupakan, mengikhlaskan, dan meyakinkan diri bahwa semua itu hanya fase sesaat. Tapi kenyataannya, kenangan-kenangan kecil dan rasa yang belum sempat ia ungkap membuatnya terjebak dalam perasaan sendiri yang tak selesai.
Cerita ini menggambarkan betapa sulitnya melupakan seseorang yang tak pernah benar-benar dimiliki-tentang diam-diam mengagumi, dan diam-diam juga patah hati yang disebabkan oleh runtutan masalah dan konflik yang berdatangan.