Renapcrjae's Reading List
2 stories
ARGAN by ohhsasa
ohhsasa
  • WpView
    Reads 13,026,248
  • WpVote
    Votes 854,186
  • WpPart
    Parts 83
Argan alfajar seorang pemuda tampan dijodohkan dengan seorang gadis bernama Nasya Aisyah Evalina gadis berhijab yang cantik,sopan, santun, solehah, dan penurut berbanding terbalik dengan Argan sang suami yang bersifat kasar, arogan, urak urakan, keras kepala, tempramen. Argan sangat menentang perjodohan ini tapi ia tak bisa membantah kehendak orangtuanya. Nasya selalu di bentak, di hina, dimaki dan bahkan menjadi korban fisik dari Argan tapi gadis itu selalu sabar selalu menurut apa yang Argan ucapkan. kata-kata yang selalu gadis itu ingat adalah 'Jika kamu memulai karna Allah makan jangan berhanti karna manusia' itu yang selalu diingat gadis itu jika mengingat semua yang dilakukan Argan padannya. "Iya pertama-tama ngehibur Sabahat lo habis itu ngehibur...". "Om-om" Omongan yang tak pernah difiltel selalu keluar dari mulutnya dan Nasya selalu sabar menghadapinya tak pernah sekali pun ia mengeluh. Sampai pada suatu ketika Argan yang bersifat kasar, arogan, urak urakan, keras kepala, tempramen. Berubah 180 derajat saat ia mulai mencitai istrinya. Gimana kelanjutannya? Langsung aje makannya gas baca ⚠️ mager revisi ⚠️Maaf ya kalo banyak typo ⚠️Maaf kalo kurang suka sama typingnya Maklum ini cerita pertama aku belum Banyak pengalaman 1# Argan 1# Nasya 1# perjodohan 1# kasar 1# goodgirl 1# sma 1# fiksiremaja 2# nikahmuda 3# cool
Dear Jisung || NCT dream [END] by bshskosufhf
bshskosufhf
  • WpView
    Reads 7,952,016
  • WpVote
    Votes 676,086
  • WpPart
    Parts 53
Jisung tak pernah mengerti jalan pikiran sang ayah dan kedua kakak kembarnya. Terutama sang ayah yang selalu menyudutkan dirinya atas semua kesalahan kakak kakaknya. Jeno, yang selalu membuatnya mendapat masalah. Dan Jaemin, yang selalu memarahinya. Muak? Tentu saja Jisung muak. Dia benar benar muak dengan keluarga, dan hidupnya. Dia selalu bertanya tanya. "Apakah aku benar benar bagian dari keluarga mereka?" "Atau, haruskah aku bunuh diri saja?"