airis_yulia
Story *5 by Airis Yulia
Namaku Sisilia, aku mempunyai cita-cita menjadi seorang princess. Terbayang olehku dewasa nanti aku bisa kemana-mana dengan pengawal, membeli dress mahal dan sepatu heels yang warnanya mengkilap, tidak lupa juga tas dengan desain terbaru namun harus berwarna pink. Setiap pagi aku didandani dan rambutku ditata oleh perias yang sudah dikontrak seumur hidup oleh istana, sebelum beraktivitas aku sarapan dengan roti sandwich dan susu murni yang diproduksi langsung dari peternakan belakang istana. Tak hanya itu, kehidupan ku sangat santai, hanya membantu pelayan istana memetik apel, ayahku yang raja itu memberiku banyak uang yang cukup untuk dihamburkan. Pulang main, di waktu malam aku diberi dongen tidur dan juga elusan tangan dari ibu.
PLAK!
Pipiku perih sekali, aku dapati telapak tangan ambuku terdapat darah.
"AW!" aku hanya bisa berteriak.
"Banyak nyamuk, ambu bilang kalau mau tidur pakai autan."
Aku menghembuskan napas panjang, lalu mengambil autan yang di atas nakas samping tempat tidur.
"Ambu, istana apa ini, ko banyak nyamuk." kataku mengeluh.
"Ini istana orang miskin, cepat tidur sudah jam sepuluh malam. Menghayal aja terus!"
Sambil mengoleskan autan di tangan dan kaki, aku kembali pada kenyataan yang hidup sebagai orang miskin, padahal khayalanku sedang indah-indahnya.
Nyamuk sialan!
Setelah itu aku tidur meringkuk di atas kasur yang dipakai juga oleh ambu dan kedua saudara ku.
"Ambu, yang sialan itu nyamuk atau hidup kita, ya?"